Lombok Post
Giri Menang

Rabat Jalan Dikeluhkan Warga

HEARING: Sejumlah warga melakukan hearing dengan Kades Jakem Timur H Ismail di kantor desa setempat, kemarin (9/1). ZAINUDDIN/LOMBOK POST

GIRI MENANG-Sejumlah warga Desa Jembatan Kembar (Jakem) Timur mengeluhkan proyek jalan gang yang diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB). Keluhan tersebut disampaikan warga saat melakukan hearing bersama Kepala Desa Jakem Timur, H Ismail Darwan di kantor desa setempat, kemarin (9/1).

Koordinator warga, Hery Mulyanto mengatakan ia dan warga lainnya mempertanyakan laporan realisasi sejumlah proyek rabat jalan gang yang ada di Desa Jakem Timur. Mulai dari laporan realisasi pelaksanaan APBDes termin pertama yang mencapai nilai Rp 276 juta untuk tujuh dusun. Hingga terkait pelaksanaan proyek yang dinilai tidak sesuai dengan RAB.

“Jika dilihat dari RAB ini, ada dugaan kesalahan dan kekeliruan,a�? ungkapnya menunjukkan RAB yang dinilai bermasalah selepas hearing.

Lanjut Hery, mendengar penjelasan koordinator pendamping desa, maka terdapat perubahan RAB. Menurutnya dia seharusnya perubahan tersebut dilakukan saat pelaksanaan proyek itu berlangsung. “Bukan selesai dikerjakan terus berubah,” ungkapnya.

Sementara terkait adanya dugaan penyelewengan anggaran, Hery mengaku belum berani memastikan. Adanya penyelewengan atau tidak akan diketahui seiring proses ini berlanjut.

Tapi kata dia, adanya perubahan RAB tentunya mengarah adanya dugaan. “Karena kami baru terima RAB, jadi nanti RAB ini perlu dikroscek lagi,a�? jelasnya.

Lebih lanjut, Hery mengaku laporan proyek yang disampaikan ke Pemkab Lobar pun tidak singkron dengan apa yang disampaikan ke masyarakat. Termasuk juga yang menjadi tanda tanya besar, pekerjaan rabat jalan gang ini telah selesai dikerjakan, muncul dugaan kelebihan anggaran tak sesuai apa yang di RAB.

“Laporan sudah masuk ke BPK, sudah juga ke BPMPD. Namun ada pengakuan (pihak desa) adanya kelebihan,a�? tandasnya.

Di tempat yang sama, Kades Jakem Timur H Ismail Darwan mengatakan proses pengerjaan proyek tersebut sudah sesuai apa yang di RAB. “Desa bekerja sesuai RAB, tak ada masalah,a�? tegasnya.

“Kita di desa bekerja sesuai arahan, Tapi yang namanya kita sama-sama baru belajar tentu perlu banyak penyempurnaan dalam hal ini,a�? tambahnya. (zen/r5)

Berita Lainnya

Pak Camat Sabar Dulu Ya! Terkait Pengadaan Truk Sampah

Redaksi LombokPost

Perbaikan Jalan Gunakan Dana Tak Terduga!

Redaksi LombokPost

Gubernur: Jangan Ada Dendam Politik!

Redaksi LombokPost

Ketika Ibu Bupati Lobar Teteskan Air Mata Melihat Anaknya Dilantik

Redaksi LombokPost

Pulang Kerja, Satpam Meregang Nyawa

Redaksi LombokPost

Satu Peserta Menikah Jelang Ujian

Redaksi LombokPost

Berpeluang Rebut Kursi Pimpinan Dewan, Gerindra Kalem

Redaksi LombokPost

Tetaplah Akur Zaitun! Fauzan Fokus Bangun Industri, Sumiatun Janji Kembangkan Pariwisata

Redaksi LombokPost

Suara Dua Caleg Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost