Lombok Post
Selong

Andika Istujaya, Ingin Cegah Warga Lotim Jadi TKI Illegal

Mantan asisten III Setda Lombok Timur (Lotim) Andika Istujaya.TONI/LOMBOK POST

Mantan asisten III Setda Lombok Timur (Lotim) Andika Istujaya kini punya jabatan baru. Bupati memintanya A�sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Di posisisnya saat ini, Andika mengaku siap menghadapi persoalan TKI Ilegal.

***

DITEMUI di kantor barunya di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Andika Istujaya nampak langsung beradaptasi. Pria perawakan tegap ini sudah akrab dan berbaur dengan sejumlah pegawai yang ada di sana. a�?Alhamdulillah hari ini sudah mulai berkantor di sini,a�? ucap pria ini tersenyum ramah.

Di hari pertama, Andika mengaku langsung mulai tancap gas. Dari sekian persoalan tenaga kerja dan transmigrasi, fokus utama yang bakal dibenahi oleh Andika adalah persoalan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Lotim.

Ini tidak terlepas dari keberadaan Lotim yang saat ini menjadi salah satu daerah penghasil TKI terbesar di Provinsi NTB bahkan di Indonesia. Tak hanya itu, persoalan utamanya adalah masih banyaknya TKI yang menggunakan jalur tidak resmi A�alias jalur illegal.

A�a�?Saya kira label penyumbang TKI terbesar itu bukan persoalan. Kalau memang itu bisa memberi manfaat besar bagi yang bersangkutan dan keluarganya bahkan daerah kenapa tidak. Yang jadi persoalan ini adalah yang illegal ini,a�? jelas pria kelahiran Selong tersebut.

Ia merasa banyak kerugian yang timbul dengan keberadaan TKI illegal. Misalnya seperti kasus yang terjadi belum lama ini. Dimana sejumlah TKI illegal asal Lotim meninggal dalam kecelakaan kapal yang mengangkut mereka di perairan Batam, Kepulauan Riau. a�?Ini akan menjadi beban dan tanggung jawab negara. Negara itu ya pemerintah daerah. Sementara posisi daerah di sini serba salah karena mereka ini adalah TKI ilegal,a�? cetusnya.

Untuk itu, ke depan ia ingin memastikan bahwa semua TKI asal Lotim bisa tetap termonitor dimanapun keberadaannya. Tentunya dengan memastikan bahwa mereka bekerja sesuai aturan dan ketentuan resmi.

a�?Kami akan memanfaatkan Forum Tenaga kerja Indonesia yang ketuanya ada di Lotim. Kami akan bekerjasama dengan mereka untuk mendata penyedia jasa penyaluran TKI yang legal. Nanti itu akan kami sosialisasikan ke semua desa agar masyarakat bisa mengetahui,a�? ucapnya.

Dengan demikian, akses masyarakat untuk bisa menggunakan jasa penyalur TKI yang legal bisa lebih mudah. Andika berencana bekerjasama dengan pemerintah desa membuat sejumlah program ketenagakerjaan. Hal ini juga A�untuk mengantisipasi banyaknya masyarakat yang bekerja di luar negeri.

a�?Bersama-sama kita semua harus berusaha menghilangkan label TKI illegal di Lotim,a�? tegasnya.

Sementara untuk transmigrasi, Andika siap menempatkan masyarakat di lokasi yang memang menjanjikan kehidupan sejahtera bagi mereka. Ia tidak ingin lokasi transmigrasi nanti malah sebaliknya membuat masyarakat sengsara. a�?Pendekatannya ya kita harus turun dulu meninjau lokasi yang ada di sana (lokasi transmigrasi, Red). Sehingga kita tahu lebih dulu baru bisa memindahkan masyarakat,a�? terang pria tiga anak ini.

a�?Jangan sampai kita tidak tahu keadaan lokasinya karena hanya menunggu laporan. Karena ini menyangkut nasib masyarakat kita di Lotim yang akan pindah ke sana,a�? sambungnya. (HAMDANI WATHONI, Selong./r2)

Berita Lainnya

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Cegah Kematian Ibu Hamil dan Bayi

Redaksi LombokPost

Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost

Banyak Formasi CPNS Tak Terisi

Redaksi LombokPost

Tua, Tapi Semangat Tetap Muda

Redaksi LombokPost

Empat Langkah Menangkal Hoax

Redaksi LombokPost

Sekda Lotim Lantik 81 PNS

Redaksi LombokPost

Ribuan Pelamar CPNS Berguguran

Redaksi LombokPost