Lombok Post
Headline Praya

Kades Mantang Diminta Mundur

Unjukrasa : Sejumlah pemuda Desa Mantang, Batukliang Lombok Tengah saat berunjukrasa di kantor desa setempat, kemarin (10/1). dedi/Lombok Post

PRAYA – Suasana Desa Mantang, Batukliang Lombok Tengah (Loteng) semakin memanas. Permasalahannya, tidak saja berkutat pada sorotan dugaan penyelewenangan anggaran tapi meminta Zainal Abidin mundur sebagai Kepala Desa (Kades) setempat.

a�?Karena itu koordinator lapangan aksi Baiq Sri Arianingrum, mendesak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) segera menggelar musyawarah luar biasa untuk memberhentikan kades tersebut. Massa menuduh Kades tidak menjalankan tugas dan fungsinya secara transparan.

A�a�?Kali ini, kami tidak akan menyorot persoalan hukum kades. Karena, sedang ditangani Inspektorat dan kejaksaan,a�? katanya.

Kedatangan pengunjukrasa diterima Camat Batukliang Lalu Sabit, Anggota Komisi II DPRD Loteng Nurul Adha, kades bersangkutan Zainal Abidin, ketua BPD Saiful Azri dan tokoh masyarakat desa Lalu Purnama Agung. Mereka digiring ke aula kantor desa, guna mencari jalan keluar terbaik.

A�a�?Sampai kapan pun, kami akan melakukan pergerakan semacam ini. Kecuali, kadesnya mundur,a�? tambah Sri diikuti setuju dari puluhan massa aksi.

Menanggapi tuntutan warga, Camat Batukliang Lalu Sabit mengatakan, warga desa atau siapa pun itu, tidak berhak memberhentikan kades, tanpa alasan jelas. Kecuali, bersangkutan tersangkut hukum, itu pun harus menunggu keputusan inkrah dari pengadilan.

A�a�?Jangan membayangkan seperti membalikkan telapan tangan, semua ada prosedurnya. Jadi, mari kita selesaikan masalah ini secara bijak,a�? serunya.

A�Jika ada yang merasa tidak puas dengan kinerja kades, kata Sabit ada forum musyawarah ditingkat BPD. a�?Karena, masalah desa kita tercinta ini, bukan menjadi rahasia umum lagi,a�? sambung Anggota Komisi II DPRD Loteng Nurul Adha, yang juga warga Desa Mantang.

A�Untuk itulah, pihaknya meminta agar seluruh aparatur desa, tokoh agama, pemuda dan masyarakat segera duduk bersama. Soal adanya laporan ke Inspektorat dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya, pihaknya meminta kesepakatan peserta aksi tidak mengintervensi.

A�a�?Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kades dan aparatur desa lainnya, agar lebih berhati-hati,a�? tambah salah satu tokoh masyarakat Desa Mantang Lalu Purnama Agung, yang juga mantan Kadishubkominfo Loteng.

Sementara itu, ketua BPD Saiful Azri berjanji, akan melayangkan surat kepada seluruh anggota BPD dan 20 Kepala Dusun (Kadus), guna menyikapi keinginan pengunjukrasa. Kendati demikian, kebijakan itu bukan berarti ingin mengeluarkan keputusan, agar kades mundur. Karena, tidak ada dasar hukumnya.

a�?Insya Allah, terhitung 2×24 jam dari sekarang kita akan mengeluarkan keputusan. Rekomendasinya, sebatas perbaikan kinerja saja,a�? ujarnya.

A�Selebihnya, kata Saiful akan menjadi catatan Inspektorat dan kejaksaan. a�?Salah besar kalau saudara semua mendesak saya mundur. Ingat, semua ada prosedurnya,a�? cetus Kades Mantang Zainal Abidin.(dss/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost