Lombok Post
Selong

Perampok Kembali Beraksi di Jerowaru

kapolres
Kapolres Lotim AKBP Wingky Adithyo Kusumo

SELONGA�– Rentetan kasus perampokan makin marak di Lombok Timur (Lotim). Aksi perampokan ini kembali terjadi dini hari kemarin (10/1) di wilayah Jerowaru. Warga atas nama Mahrum, petani asal Dusun Serumbung Desa Pemongkong Kecamatan Jerowaru menjadi korbannya. Selain kehilangan harta, Mahrum dan istri juga dianiaya pelaku.

A�a�?PelakuA� diperkirakan berjumlah tujuh orang. Mereka masuk ke dalam rumah korban dengan cara mendobrak pintu rumah,a�? terang Kapolsek Jerowaru Ipda Arif Budiman.

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah korban, tiga pelaku langsung menganiaya Mahrum dengan menggunakan sebatang kayu. Istri korban yang ada di dalam rumah juga juga ditendang sebanyak tiga kali oleh para pelaku.

Di saat sejumlah pelaku sibuk menganiaya, pelaku yang lain menggeledah rumah korban untuk mencari harta yang disimpan.

a�?Para pelaku ini berhasil membawa barang berupa uang Rp 3 juta, sejumlah perhiasan, kain batik 30 lembar, setrika, tiga handphone, STNK serta sejumlah barang-barang lainya,a�? jelas Kapolsek.

Akibat penganiayaan yang dilakukan para pelaku, korban mengalami luka memar dibagian lengan, tangan kiri,punggung. Sementara kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 10 juta.

Setelah menerima laporan, anggota piket, Kanit intel dan anggota polsek Jerowaru sebenarnya langsung mendatangi TKP. Mereka juga menyisir wilayah untuk mengejar pelaku.

a�?Sayang hasilnya nihil,a�? beber Arif.

Sejak awal Januari lalu, sejumlah kasus perampokanA� terjadi di Lotim. Mulai dari wilayah Labuhan Haji hingga wilayah Selatan Lotim. Kapolres Lotim AKBP Wingky Adithyo meminta warga untuk tetap waspada dengan maraknya kasus perampokan ini.

A�a�?Intinya hidupkan kembali Siskamling. Karena wilayah LotimA� ini luas jadi peran serta masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan,a�? jelas Wingky.

Ia juga mengaku akan mengerahkan pasukan yang ada di Polsek melalui Babhinkamtibmas untuk aktif melakukan pemantauan di wilayah kerjanya. Polres Lotim meminta tambahan personel untuk mengamankan wilayah Lotim. Karena perbandingan anggota yang ada saat ini dengan jumlah warga Lotim serta luas wilayahnya dijelaskan masih belum memadai.

a�?Satu anggota kepolisian itu idealnya menangai 800 warga. Namun perbandingan saat ini satu anggota menangani 1.300 warga,a�? terangnya. (ton/r2)

Berita Lainnya

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost