Lombok Post
Metropolis

Tiga Proyek Darurat Segera Rampung

DIKEBUT PENGERJAANNYA: Sejumlah tukang tampak sibuk mengerjakan sisa amblasnya Sungai Jangkuk di Kebun Sari, Ampenan, kemarin(11/1). Wahyu/Lombok Post

MATARAM – Sejumlah bencana alam, khususnya banjir yang melanda Mataram akhir tahun lalu menyisakan sejumlah kehancuran infrastruktur. Kini, satu bulan paskabencana, tiga kerusakan yang masuk kategori tanggap darurat hampir rampung.

“Pekerja terus berpacu dengan waktu menyelesaikan masalah yang ada,a�? kata Kadis PU dan Penataan Ruang Kota Mataram H Mahmuddin Tura.

Tiga proyek darurat itu adalah sempadan Sungai Jangkuk termasuk bagian jalan di sebelahnya yang ada di Kebun Sari, sempadan sungai dekat pemukiman warga di Rembiga, dan sempadan sungai di Bertais. “Karena masuk proyek darurat, makanya tiga itu bisa dikerjakan cepat,a�? ujarnya.

Hal itu dibenarkan Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram Dedy Supriady. Ia mengaku tengah mengkaji kemungkinan menambah empat dampak lainnya agar bisa segera dikerjakan.

Dedy yang masih merahasiakan empat lokasi terdampak itu berharap dalam waktu dekat administrasi bisa rampung. Jika disetujui, pola pengerjaannya juga akan sama dengan tiga proyek darurat sebelumnya.

“Soalnya yang terdampak bukan hanya yang tiga itu,a�? jawabnya.

Terkait tanggap darurat, pemerintah memiliki dana taktis yang bisa digunakan kapan saja. Syaratnya, sejumlah ketentuan administratif terkait harus sudah terpenuhi terlebih dahulu. Sedangkan terkait potensi bencana, ia mengatakan Mataram masih dalam status siaga darurat.

Timnya hingga kini masih terus berjaga 24 jam. “Walaupun intensitas hujan menurun, potensi ancaman masih ada,a�? ujarnya.

Paling cepat awal Maret status saat ini baru bisa dicabut. Hingga masa siaga darurat berakhir, ia meminta seluruh warga Mataram tetap waspada. Selain hujan, angin juga sesuatu yang harus diwaspadai.

Dalam sejumlah kejadian, angin kencang merobohkan pohon, menerbangkan atap rumah, hingga membuat gelombang tinggi yang berujung nelayan tak bisa melaut dan banjir rob. a�?Semua tetap harus siaga,a�? pungkasnya. (yuk/r5)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost