Tanjung

Tanjung Belum Rencanakan Kenaikan Tarif

TANJUNG – Tahun ini, pelanggan PDAM Tanjung tetap membayar tarif seperti sebelumnya. Karena PDAM belum berencana menaikkan tarif A�pada tahun ini. Terlebih, pelanggan dari masyarakat yang ada di Lombok Utara sampai saat ini masih mendapatkan subsidi. Sumber subsidi itu dari pelanggan swasta seperti pertokoan, hotel, termasuk juga pelanggan dari pemerintah daerah. a�?Kita tidak menaikan tarif,a�? ujar Direktur PDAM Tanjung Suhaili, kemarin (12/1).

Dijelaskan, pihaknya tidak bisa menaikkan tarif seenaknya. Salah satunya atas dasar mengikuti perkembangan yang ada di pasar, seperti kenaikan cabe rawit atau kebutuhan pokok lainnya. a�?Jangan ujung-ujung naikan tarif. Kalau distribusikan ke swasta lebih besar, maka pelanggan subsidi atau masyarakat luas bisa tertutupi. Tidak mungkin cabai naik seratus, masak air tidak bisa diselamatkan supaya tidak membenani masyarakat. Kalau sudah tarif naik, sulit sekali orang-orang berpikir untuk menurunkan,a�? jelasnya.

Ia mengungkapkan, pelanggan bersubsidi langsung mendapatkan pemasangan perpipaan jaringan dari pemerintah. Sedangkan subsidi pembayaran airnya rata-rata seribu rupiah per seribu liter. Seharusnya mereka membayar Rp 2.300. Artinya subsidi yang mereka terima Rp 1.300 per meter kubik. Sementara, pertokoan, hotel, dan pemerintah mereka membayar mulai dari harga Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu per meter kubik. Jumlah pelanggan yang menerima subsidi, diatur lewat kondisi tempat tinggal, kemudian tipe rumah. a�?Masyarakat Lombok Utara secara keseluruhan masih mendapatkan subsidi. Karena, tarif rumah tangga masih di bawah Rp 2.300,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Related posts

Diharapkan Bisa Sumbang Saran untuk Pembangunan

Redaksi Lombok post

Pejabat Jangan Senang Dulu Ya!

Redaksi Lombok post

UPT LPBIL Naik Status Jadi BBIL

Redaksi Lombok post