Lombok Post
Selong

Kapolsek Jerowaru Hidupkan a�?Dunia Malama�?

KOORDINASI: Kapolsek Jerowaru Ipda Mastar bersama Camat Jerowaru Ahmad Zulkifli saat membahas keamanan wilayah, kemarin (13/1). TONI/LOMBOK POST

SELONG – Keamanan wilayah Kecamatan Jerowaru mulai mengkhawatirkan. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya tindak kriminalitas beberapa pekan terakhir. Untuk itu, Kapolsek Jerowaru yang baru dilantik belum lama ini, Ipda Mastar siap membuat terobosan baru untuk pengamanan di Kecamatan Jerowaru.

“Sesuai amanat Kapolres Lotim, saya akan mengajak warga untuk kembali mengaktifkan Siskamling. Selain itu, saya ingin ‘dunia malam’ di Jerowaru dihidupkan,” ucap dia kepada Lombok Post kemarin (13/1)

Maksud perkataannya tersebut dijelaskan bahwa nantinya ia akan lebih banyak mengerahkan anggota untuk berjaga di malam hari. Tidak seperti selama ini dimana aktivitas para petugas Polsek Jerowaru lebih banyak di pagi hari.

A�”Nanti saya akan minta anggota untuk lebih banyak aktif di malam hari. Kelilig dan patroli menjaga keamanan saat malam. Jadi keamanan ketika malam akan lebih terjaga,” bebernya.

A�Dari sejumlah kasus pencurian dan kejahatan yang terjadi selama ini, Mastar menjelaskan hampir semuanya terjadi di malam hari. Untuk itu bersama dengan aparat TNI dan masyarkat ia ingin mengajak untuk lebih waspada demi meningkatkan kemanan.

A�Tak hanya itu, pengamanan ekstra juga bakal dilakukan oleh Polsek Jerowru jelang pelaksanaan Festival Kaliantan. Karena pelaksanaan festival yang mana agenda kegiatan utamanya yakni tradisi bau nyale rentan akan konflik.

“Banyak kelompok yang saling mengincar saat pelaksanaan kegiatan tersebut. Jadi memang sangat rentan sekali konflik,” ungkap Camat Jerowaru Ahmad Zulkifli.

A�Beberapa tahun sebelumnya, Zulkifli mengungkapkan terjadi konflik yang berujung kasus pembunuhan saat pelaksanaan tradisi Bau Nyale. Untuk itu, agar kejadian tersebut tidak terulang kembali koordinasi peningkatan keamanan antar semua elemen terus dilakukan.

“Banyak faktor yang menyebabkan tingginya tindak kriminal di sini. Mulai dari faktor ekonomi, sosial dan lainnya. Tapi yang paling banyak faktor ekonomi ini,” tutur Camat. (ton/r2)

Berita Lainnya

Menange Rambang Butuh Sentuhan

Redaksi LombokPost

SECO Tempat Khusus Minum Kopi, Bukan Memburu Wifi

Redaksi LombokPost

Kuota Haji Lotim 2019 Bertambah

Redaksi LombokPost

RT BERIMAN Jadi Kampung Tertib Lalu Lintas

Redaksi LombokPost

P3K Harapan Terakhir Honorer

Redaksi LombokPost

SDM Pelaku Usaha Wisata Masih Rendah

Redaksi LombokPost

Partai Jangan Pasang APK Sembarangan!

Redaksi LombokPost

267 CPNS Lotim Lolos SKB

Redaksi LombokPost

Bencana Tiba, TSBD Tak Bergigi

Redaksi LombokPost