Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Omzet Bisnis Jasa Menyelam Turun

MENYELAM : Mohni Haliman (kaos biru), pemilik usaha Lombok Dive saat melayani wisatawan di atas kapalnya sebelum menyelam di Gili Trawangan beberapa waktu lalu. Lombok Dive For Lombok Post

MATARAM – Beragam jenis bisnis pariwisata berkembang di Lombok NTB. Salah satunya bisnis jasa wisata menyelam. Sayangnya, seiring mandegnya pertumbuhan ekonomi, omzet usaha jasa menyelam ini berkurang.

a�?Omzet tahun lalu menurun ketimbang tahun sebelumnya,a�? ungkap Owner Lombok Dive Mohni Haliman. Lombok Dive merupakan salah satu perusahaan jasa wisata menyelam untuk melihat keindahan alam bawah laut di Pulau Lombok.

Dia mengaku, tahun lalu, omzetnya hanya mencapai kisaran Rp 70 juta perbulan. Padahal upaya promosi terus dilakukan pihaknya. Mohni menjelaskan,A� banyak faktor yang memengaruhi bisnis menyelam. Salah satunya tingkat kunjungan wisatawan.

Menurut dia, NTB yang dikenal sebagai kawasan wisata bahari, mestinya menjual keindahan bawah laut dengan melibatkan para pelaku wisata di bidang tersebut. Terdapat 23 perusahaan jasa menyelam di Lombok yang dinilai sangat aktif mempromosikan keindahan bawah laut NTB.

a�?Ke depan, potensi dunia bawah laut ini yang harus gencar dipromosikan,a�? sarannya.

Lombok Dive sudah beroperasi sejak 2008 di Senggigi, Lombok Barat. Bahkan sudah berkembang ke Gili Trawangan dengan jumlah peminat minimal 10 wisatawan per harinya. Tidak saja menyajikan keindahan bawah laut di Tiga Gili,A� Lombok Dive juga menyediakan perjalanan wisata dan menyelam di wilayah Lombok Timur dan Sekotong.

Owner Lombok Dive Mohni Haliman mengatakan, bisnis wisata penyelaman itu berlisensi Internasional. Peminatnya merupakan wisatawan mancanegara. Dia melayaniA� hampir wisatawan dari seluruh negara di dunia.

“Siapapun bisa menyelam tapi tentu yang sudah memperoleh lesensi menyelam. Kami juga menyediakan jasa pelatihan untuk para pemula,” kata Mohni kepada Lombok Post kemarin (15/1).

Terdapat beberapa program yang ditawarkan yakni Discover Scuba Diving (DSD) yang merupakan penyelaman yang tidak disertai sertifikat. Untuk jenis ini dibandrol dengan Tarif Rp 960 ribu untuk sekali menyelam. Adapun untuk paket dua kali menyelam dengan tarif Rp 1,5 juta dengan kedalaman maksimal 12 meter.

Selanjutnya ada paket Scuba Diver. Untuk jenis ini diberikan dua kali pelatihan selama dua hari dengan materi dan praktik di bawah bimbingan instruktur. Paket ini bertarif Rp 3,8 juta dengan kedalaman maksimal 12 meter.

“Ada juga paket Open Water Diver, Advanced Diver Water Course, Rescue Diver, Emergency First Responce, dan Dive Master Go Pro. Setiap paket berkisar diharga Rp 2 juta hingga Rp 18 juta untuk program diver master dengan sertifikat yang berlaku seumur hidup dan diakui di seluruh dunia,” ujar Mohni.

Selain melayani paket menyelam, Lombok Dive juga menyediakan paket snorkling dengan tarif Rp 400 ribu.

Ke depan, dia berencana mendirikan sekolah menyelam bagi masyarakat umum, termasuk bagi para pelajar. Dengan begitu, masyarakat terutama para pelajar punya wawasan yang luas tentang keanekaragaman dan kekayaan alam NTB. Terutama bawah lautnya yang menyimpan daya tarik yang luar biasa.

Saat ini Lombok Dive memiliki dua unit kapal sekaligus pelabuhan khusus di Teluk Nare. Masing-masing kapal berkapasitas 15 dan 25 orang yang dilengkapi dengan peralatan menyelam. Setidaknya 50 alat menyelam dimiliki sekaligus sejumlah instruktur yang profesional.

“Saya berencana membangun bungalow yang dilengkapi kolam renang untuk latihan menyelam. Nantinya kami menyediakan pelatihan menyelam sehingga menjadi pusat pelatihan menyelam di NTB,” paparnya. (tan/r3)

Berita Lainnya

ILBB-Ancora Foundation Bantu Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post

BI Sosialisasi Kartu GPN di Kota Bima

Redaksi Lombok Post

Distribusi Kartu Berlogo GPN Dekati Target

Redaksi LombokPost

Avian Brands Peduli Bangun Kembali Lombok

Redaksi Lombok Post