Lombok Post
Kriminal

Sindikat Pencuri Bagasi Penumpang Terbongkar

DIPERIKSA: Penyidik Polres Loteng memeriksa JU, yang diduga sebagai pelaku dalam aksi kejahatan pembobolan bagasi penumpang pesawat di Lombok International Airport, Sabtu (14/1). POLRES LOTENG FOR LOMBOK POST

MATARAM – Sindikat pencurian yang menyasar bagasi penumpang pesawat di A�Lombok International Airport (LIA), Lombok Tengah (Loteng) akhirnya terbongkar. Dua terduga pelaku, dengan inisial JU dan RO, bersama sejumlah barang bukti ikut diamankan polisi. Keduanya merupakan pekerja di bandara.

Menurut keterangan polisi, aksi keduanya diduga telah berlangsung lama. Ini terlihat dari barang bukti yang diperoleh petugas, dari kedua terduga pelaku.

JU misalnya, dari penggeledahan polisi di kediamannya di Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya, Loteng, polisi menemukan puluhan barang yang diduga hasil kejahatannya. Antara lain, 14 jam tangan, 11 tas, dua laptop Apple dan Asus, empat handphone, parfum sebanyak dua boks, serta charger kamera dan handphone sejumlah 17 buat.

Sementara untuk terduga pelaku lainnya, yakni Robi, petugas menemukan hal serupa. Dari tangan RO, petugas mengamankan barang bukti antara lain, kamera merek fuji film berwarna biru, kamera go pro, tas merek Ultra Spire berwarna biru abu, dan empat token dari Bank Mandiri, BCA, dan BNI.

a�?RO ini pengembangan dari JU. Kita lebih dulu menangkap dia, setelah itu RO,a�? kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Nurodin.

Penangkapan terhadap dua pelaku itu, berdasarkan laporan Eko Purwanto dan Calvin Michael. Ketika itu, Senin (26/12), dia yang terbang dari LIA menuju Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, mengetahui jika barang milik rekannya hilang.

Barang yang hilang tersebut adalah jam tangan merek Hermes dan dompet milik Calvin Michael. Karena itu, Eko langsung melaporkannya ke bagian Lost and Found Bandara Soekarno Hatta.

Dari sana, pihak Bandara Soekarno Hatta langsung menindaklanjutinya dengan melaporkannya ke LIA. Selanjutnya, polisi bersama pihak LIA melakukan penyelidikan dan menangkap JU, sekitar pukul 01.00 Wita, Sabtu (15/1).

a�?Korban mengalami kerugian sekitar Rp 1.2 miliar,a�? jelas Nurodin.

Mengenai modus yang dilakukan pelaku, Nurodin mengaku pihaknya masih mendalami hal tersebut. Namun jika melihat barang bukti yang didapatkan petugas, kedua pelaku terindikasi telah menjalankan aksinya sejak lama.

a�?Dugaannya aksi ini sudah lama, karena itu kita masih dalami untuk kemungkinan-kemungkinan lainnya,a�? tandasnya.(dit/dss/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost