Lombok Post
Sumbawa

Status di Facebook Berujung Bui

SUMBAWAA�— Penyalahgunaan media sosial kembali makan korban. Kali ini, seorang pemuda ditangkap polisi karena menghina seorang pelajar putri di akun Facebooknya. Pemuda ini mempunyai akun facebook bernama Heffy Jozz Andy. Selain itu ada juga akun Andy Jahel Sagaloka dan Andy Tode Jahel Ribut

Proses penangkapannya pun berlangsung seru layaknya di film-film. Kasus ini berawal ketika akun Heffy Jozz Andy memposting foto seorang pelajar putri inisial RR dengan kata-kata tidak senonoh. Melihat fotonya diposting oleh orang yang tidak dikenal dengan kata-kata yang menghina, langsung saja RR melaporkan kepada ayahnya yang seorang jurnalis. Mendapat laporan anaknya, ayahnya langsung melaporkan ke polisi.

A�Untuk menangkap pelaku ini, ayahnya dan teman-temannya sesama jurnalis mencoba memancing pelaku keluar. Pelaku dipancing keluar dengan akun seorang wanita. Pancingan mengena. Pelaku janjian ketemu dengan teman barunya ini di pool sebuah travel di depan Taman Bugis. Begitu dia muncul, polisi yang sudah nyanggong, langsung meringkusnya.

Saat ditangkap,dia A�sempat mengelak. Setibanya di ruangan penyidik, pelaku lemas dan baru menyadari kesalahannya. Tanpa bisa membela diri, pelaku mengakui semua perbuatannya.

RR yang ditemui wartawan mengaku tidak mengenal pelaku meski tercatat sebagai teman di Facebook. Selain tidak kenal, RR juga mengaku tidak pernah berkomunikasi baik secara langsung maupun via facebook maupun melalui pesan pribadi. Bahkan, RR sudah lama tidak melihat atau mengaktifkan Facebooknya. Dia mengetahui adanya postingan itu ketika ada temannya yang memberitahukannya.

”Saya takut dimarahi bapak. Makanya saya tidak pernah menceritakannya. Tapi setelah saya berpikir, akhirnya saya beranikan diri untuk memberitahu bapak,” ujar RR kepada wartawan.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Sumbawa AKP Elyas Ericson mengaku telah mengamankan terduga pelaku. Pelaku bakal dijerat UU ITE dengan ancaman hukuman lima tahun ke atas.

Saat ini, penyidik telah meminta keterangan korban dan sejumlah saksi lainnya. Polisi juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya hasil print out postingan pelaku via Facebook. (run/r4)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya