Lombok Post
Kriminal

Gagal Transaksi, Pengedar Sabu Dicokok Polisi

BARANG BUKTI: Kasubbag Humas Polres Mataram AKP Arnawa menunjukkan satu poket narkoba jenis sabu dan pipa kaca yang didapatkan polisi dari tangan CW, di Polres Mataram, kemarin (16/1). DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM – Nasib apes menimpa CW, warga Lingkungan Otak Desa Utara, Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan. Saat berusaha melakukan transaksi jual beli sabu di Taman Kapitan, Ampenan, dia malah kepergok polisi, Sabtu (14/1) siang.

Menurut polisi, penangkapan CW berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyatakan akan ada transaksi narkoba di Taman Kapitan. Berbekal informasi tersebut, polisi langsung melakukan pengintaian.

Sekitar pukul 14.30 Wita, polisi melihat seorang pemuda kurus yang sesuai dengan ciri-ciri terduga pelaku. Melihat itu, petugas langsung melakukan pengamanan dan menggeledah CW.

a�?Akhirnya ditemukan narkoba jenis sabu dengan berat 0,41 gram,a�? kata Kasubbag Humas Polres Mataram AKP Arnawa, kemarin (16/1).

Narkoba tersebut, ditemukan petugas di dalam satu poket plastik bening. Selain sabu, polisi juga menyita satu pipa kaca yang biasa digunakan untuk konsumsi sabu.

Selanjutnya, usai menggeledah CW, petugas melanjutkan penggeledahan di kediamannya. Di sini, tim mendapatkan satu bundle klip plastik bening, lima klip plastik bening bekas yang diduga telah berisi sabu, serta satu kompor sabu.

Kepada petugas, CW mengaku mendapat sabu dari DD yang yang tinggal di Ampenan. Konon sabu tersebut ia beli dengan harga Rp 400 ribu.

a�?Ngakunya akan dijual kepada seseorang yang telah memesannya,a�? ungkap Arnawa.

Atas perbuatannya, CW disangkakan pasal 112 Ayat 1 dan Pasal 127 Ayat 1 Huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman paling rendah lima tahun penjara.

a�?Untuk perannya sebagai pengedar masih kita dalami,a�? pungkasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost