Lombok Post
Selong

Lotim Butuh Infrastruktur Pariwisata

MULAI RAPUH: Akses jembatan menuju lokasi wisata Kuliner Lesehan Terapung di Desa Pare Mas mulai mengkhawatirkan. Bambu yang menjadi penopang jembatan ini mulai rapuh dan butuh pembenahan. TONI/LOMBOK POST

SELONG – Pembangunan industri pariwisata di Lombok Timur (Lotim) membutuhkan upaya ekstra. Hal ini melihat ketersediaan infrastruktur pariwisata dasar seperti jalan dan jembatan yang masih sangat minim.

A�a�?Kami hanya berharap sektor penunjang pariwisata dibenahi pemerintah. Misalnya saja akses jalan menuju lokasi ke sini, banyak pengunjung yang mengeluhkan itu,a�? tutur pemilik Lesehan Terapung Sadewa yang ada di Desa Pare Mas Kecamatan Jerowaru, Rizal kepada Lombok Post.

Akses jalan menuju bibir pantai lokasi Lesehan Terapung saat ini sangat memprihatinkan. Terbuat dari jembatan bambu yang sudah tidak kokoh, akses jalan ini membuat para pengunjung khawatir. a�?Bahkan banyak yang nggak jadi kemari karena akses jalannya memprihatinkan,a�? ujarnya.

Senada dengan Rizal, pelaku wisata di wilayah Sembalun Royal Sembahulun beberapa kali juga mengkritisi kebijakan pemerintah dalam membangun sektor pariwisata. Pemkab Lotim dinilai tidak peka memaksimalkan potensi yang ada. Misalnya saja sejumlah destinasi wisata yang ada di Kecamatan Sembalun. a�?Kami punya air terjun, bukit untuk paralayang dan destinasi lainnya. Sayang infrastruktur pendukung saat ini tidak ada,a�? ujar Royal, sapaan akrabnya kepada Lombok Post.

Selain itu, potensi keberadaan gili-gili yang ada di Lotim masih belum tersentuh. Mulai dari Gili Kondo, Gili Bidara serta Gili Lampu saat ini fasilitas pendukung masih sangat minim. Gili yang menawarkan keindahan pesona alam pantai dan alam bawah lautnya ini tak tergarap dengan maksimal. Fasilitas sarana umum seperti toilet saja bahkan tak mampu dibuat oleh pemerintah Lotim.

a�?Kalau itu kita masih kesulitan mencari darimana sumber air bersihnya. Makanya belum kita bisa tindak lanjuti,a�? ujar Ahyak Mudin, Kabid Sarana dan Prasaran Dinas Pariwisata Lotim. (ton/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost