Lombok Post
Bima - Dompu

Normalisasi Drainase Dikebut

NORMALISASI : Kegiatan normalisasi drainase yang dilakukan di Kelurahan Dara, Kota Bima, kemarin(16/1). Yety/ Radar Tambora

KOTA BIMA a�� Pasca banjir bandang yang melanda Kota Bima beberapa pekan terakhir, kegiatan normalisasi terus dilakukan. Mulai dari normalisasi drainase, got hingga normalisasi sungai. Kegiatan tersebut dilakukan dengan cara gotong royong antara masyarakat dengan relawan bencana banjir Bima.

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), kegiatan normalisasi dilakukan di drainase yang ada di beberapa kelurahan terdampak banjir.Normalisasi dilakukan dengan cara manual hingga dibantu dengan menggunakan alat berat.

Misalnya di Kelurahan Dara Kota Bima. Kegiatan normalisasi dilakukan dengan cara manual dan dibantu dengan alat berat. Cara manual dilakukan khusus untuk got-got kecil yang ada di tengah permukiman warga. Sementara alat berat dimanfaatkan untuk membantu normalisasi drainase yang berada di gang besar di kelurahan tersebut.

Relawan Front Pembela Islam (FPI) yang bergabung dengan HILMI terlihat melakukan gotong rotong di Kelurahan Dara. Mereka melakukan kegiatan normalisasi got yang berada di bantaran sungai Padolo. Got yang menjadi saluran pembuangan air dari pemukiman warga di kelurahan tersebut.

Koordinator relawan FPI Ahmad Hidayat menjelaskan, mereka berada di Bima sudah 12 hari lamanya. Mereka hadir untuk melakukan kegiatan pembersihan dan membantu melakukan normalisasi drainase.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Entang ini, mereka sudah melakukan pembersihan di beberapa sekolah. Kemudian kegiatan pembersihan dilanjutkan ke got a�� got dan drainase. Karena jika got tidak dibersihkan dari sampah dan lumpur, maka air susah untuk mengalir. Akibatnya permukiman warga akan terus digenangi air.

a�?Kami siap membantu masyarakat di Kota Bima, hingga kegiatan pembersihan tuntas dilakukan,a�? tegasnya.

Selain FPI, warga Kelurahan Dara sendiri sibuk melakukan kegiatan gotong royong pembersihan drainase. Faruk, 28 tahun warga Dara mengaku, beberapa hari terakhir mereka sibuk melakukan kegiatan pembersihan. Kegiatan bersih a�� bersih sampah dan lumpur dilakukan sejak banjir pertama melanda lingkungan mereka.

a�?Kegiatan pasca banjir pertama belum tuntas, kini banjir datang lagi. Lumpur dan sampah pun kian bertambah,a�? ujarnya.

Plt Kabag Humas Setda Kota Bima Syharial Nuryadin menjelaskan, kegiatan normalisasi drainase hingga ke sungai sudah mulai dilakukan. Targetnya kegiatan pembersihan tuntas dilakukan secepatnya.

a�?Tanggal 18 Januari Menteri PU akan ke Bima. Nanti akan kami arahkan ke Padolo satu. Kami prioritaskan pembersihan disana,a�? pungkasnya. (yet/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara