Lombok Post
Giri Menang Headline

Warga Maunya yang Berkualitas!

KURANG DIMINATI: Operasi pasar Disperindag Lobar bersama Bulog di Pasar Umum Gerung, Kecamatan Gerung, kemarin (16/1). ZAINUDDIN/LOMBOK POST

GIRI MENANG – Operasi pasar (OP) yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lombok Barat bersama Divre Bulog NTB di Pasar Umum Gerung sepi peminat. Penyebabnya adalah kualitas komoditas yang ditawarkan dalam OP tersebut kurang bagus dibanding di pasar.

“Cabainya baskara mas. Kualitasnya kurang bagus,a�? ucap salah seorang pengunjung pasar, kemarin (16/1).

Selain menawarkan kualitas yang kuran bagus, OP yang digelar juga kurang inovatif. Kendati menawarkan harga lebih murah, operasi yang digelar sejak pukul 08.30 Wita itu terlihat kurang diminati warga.

Bahkan tak sedikit pengunjung pasar tidak tahu dengan kegiatan dinas tersebut. Tak terlihat spanduk pemberitahuan ataupun mikropon sebagai tanda OP.

“Memang banyak masyarakat yang tidak tahu. Apalagi yang jarang datang ke pasar,a�? terang salah satu pedagang cabai di Pasar Umum Gerung Inaq Ram.

Ia sendiri mengaku sudah tahu, karena sebelumnya pernah melihat OP. Inaq Ram juga mengatakan kualitas komiditi yang dijual khususnya cabai adalah Cabai Baskara. Sehingga banyak masyarakat lebih memilih membeli di pasar.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kabid Perdagangan Disperindag Lobar Arianta Rusmana mengatakan, operasi pasar ini dilangsungkan agar masyarakat sedikit terbantu dengan kenaikan harga beberapa komoditi. Seperti, cabai kriting yang dijual di pasar kisaran Rp100-120 ribu per kilogram. Sementara harga cabai OP, dijual Rp 80 ribu per kilogram.

Selain cabai, OP Disperindag bekerja sama dengan Bulog juga menyediakan beras dan gula. Jika di pasar harga beras per kilo Rp 11 ribu, pada OP dijual Rp 10 ribu perkilogram. Sedangkan gula pasir harga di pasar Rp 13 ribu, dijual Rp 12.500 perkilogram.

“Kita harapkan dengan operasi pasar ini beberapa harga komoditi tersebut dapat turun,a�? tukasnya.

Terkait sepinya peminat, ia membantah. Menurutnya, respons masyarakat terhadap OP ini sudah cukup baik. Kendati diakui tidak terlalu antusias.

Arianta berdalih, OP yang digelar kemarin sepi karenaA�masih tahap mencoba. “Ini kan masih uji coba jadi masih belum diketahui oleh masyarakat. Jika masyarakat merespons maka akan kita lanjuti operasi pasar ini,a�? ujarnya.

Selain di Pasar Umum Gerung, Disperindag Lobar bersama Bulog NTB juga menggelar OP di sejumlah pasar tradisional di Lobar. Antara lain, Gunungsari, Narmada, dan Kediri. Produknya tetap sama, ada gula, beras, dan cabai.

Salah satu pelaksana OP dari Divre Bulog NTB, Riza Azhari menambahkan, OP ini digelar untuk menekan harga sejumlah kebutuhan pokk. “Semoga setelah OP, harga barang turun,” harapnya. (zen/r5)

Berita Lainnya

Janji Manis Jadup Bernilai Rp 4,58 M

Redaksi LombokPost

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

Dengan Kartu Nikah Administrasi Lebih Mudah, Benarkah?

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost