Lombok Post
Giri Menang

Dicari, Dua Ribu Guru di Lobar

Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid. ZAINUDDIN/LOMBOK POST

GIRI MENANG – Lombok Barat masih dilematis dalam mengatasi persoalan kekurangan guru. Di tengah moratorium penambahan PNS yang masih berlaku, daerah ini terus menghadapi ancaman menurunnya kualitas pendidikan.

Jumlah guru yang dibutuhkan tidak main-main. Yakni mencapai dua ribu lebih. “Sebenarnya ini (kekurangan) sudah lama,a�? terang Plt Kadis Dikbud Lobar M Hendrayadi, belum lama ini.

Hendra mengakui, kekurangan tersebut terjadi terutama pada sekolah-sekolah terpencil. Bukan karena SDM, justru hal ini disebabkan oleh moratorium PNS yang diberlakukan oleh pemerintah.

“Kita terbentur surat edaran menteri (moratorium PNS). Kalau pun ada pengangkatan guru honor, dilakukan oleh sekolah yang digaji dengan dana BOS,a�? ungkapnya.

Demi menambal kekurangan tersebut, kata Hendrayadi Pemkab Lobar tahun ini pun akan membuka rekrutmen Guru Tetap Daerah (GTD). Karena jumlah GTD yang dikontrak Pemkab saat ini baru mencapai 54 orang.

Terpisah, Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid yang dikonfirmasi terkait hal ini pun mengamini rencana Pemkab tersebut. a�?Insya Allah, perbupnya sudah jadi,a�? ungkapnya.

Ia memperkirakan rekrutmen GTD tahun ini sekitar 1.100 orang termasuk tenaga operator sekolah. Bupati berharap, melalui rekruitmen tersebut bisa menjadi solusi kekurangan guru. Meski secara pribadi diakui tidak maksimal. “Tidak bisa semuanya. Tapi insya Allah bertahap,a�? ucapnya. (zen/r5)

Berita Lainnya

Dengan Kartu Nikah Administrasi Lebih Mudah, Benarkah?

Redaksi LombokPost

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost