Lombok Post
Headline Sportivo

Hindari Mati Sendiri

AWAL YANG MANIS: Gloria Emanuelle Widjaja/Tontowi Ahmad memenangi laga perdana di Malaysia Masters Grand Prix Gold 2017. djarumbadminton.com

SARAWAK a�� Lima tunggal putri pelatnas Indonesia kembali dituntut untuk mendulang prestasi di ajang Malaysia Masters Grand Prix Gold (GPG). Dari lima pebulu tangkis, tiga di antaranya masih meneruskan perjuangan di babak 16 besar. Mereka yakni Fitriani, Hanna Ramadini, dan Dinar Dyah Ayustine.

Sedangkan dua pebulu tangkis muda, Ruselli Hartawan dan Gregoria Mariska Tunjung harus takluk sejak babak pertama yang berlangsung di Sibu Indoor Stadium, Sarawak, Malaysia kemarin (18/1). Mereka berjuang hingga rubber game sebelum kalah dari lawan masing-masing. Ruselli takluk dari wakil Thailand Pornpawee Chochuwong 12-21, 21-16, 11-21. Sedangkan, unggulan kedua Cheung Ngan Yi (Hongkong)A� terlalu tangguh buat Gregoria dengan keunggulan 15-21, 21-18, 21-16.

Masalah fisik diakui Minarti Timur, pelatih tunggal putri pelatnas sebagai biang keladi kekalahan dua pemainnya. a�?Grego dia pengen main cepet, tapi di dua game berikutnya dia turun fisiknya, banyak mati sendiri,a�? ucap Minarti dalam sambungan Whatsapp kepada Jawa Pos tadi malam (18/1).

Secara teknis, Minarti menerangkan bahwa Grego punya kemampuan yang seimbang dengan Cheung. a�?Namun, pengalaman Cheung juga berpengaruh,a�? terangnya. Buktinya, pada game penentu, Grego sempat unggul hingga interval 12-8. Tetapi akhirnya bisa dibalik Cheung hingga skor akhir, 16-21.

Pada babak 16 besar hari ini, Minarti berharap para pemainnya tetap bisa menjaga konsistensi permainannya. Selanjutnya mengurangi kesalahan sendiri yang berdampak pada perolehan poin buat lawan. Hanna Ramadini misalnya, menghadapi unggulan pertama asal India, Saina Nehwal, dia tak mau kehilangan fokus.

Misi revans rupanya juga diusung Hanna saat kalah di Macau Open tahun lalu. Saat itu, Hanna tumbang dalam rubber game, yang berakhir dengan kemenangan Saina, 21-23, 21-14, 21-18. Artinya secara kemampuan Hanna masih punya peluang untuk mengalahkan salah satu tunggal putri terbaik India itu.

a�?Semuanya harus diwaspadai. Saina kan salah satu pemain bagus,a�? ujar Hanna via pesan singkat. Dia punya peluang bertemu sesama pebulu tangkis Indonesia jika bisa melewati Saina. Adalah Fitriani yang akan menghadapi wakil tuan rumah, Sonia Cheah.

Sementara itu, dari sektor ganda campuran dan ganda putra pelatnas masih melaju ke babak berikutnya. Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti bisa mengatasi perlawanan pasangan tuan rumah Tang Jie Chen/Jia Jia Tew 21-16, 21-14. Sedangkan Tontowi Ahmad/Gloria Emanuelle Widjaja menumbangkan Reddy B. Sumeeth/Ashwini Ponnappa (India) 21-17, 21-17. Selanjutnya, Owi/Gloria akan bersua wakil India lainnya, Manu Atri/Jwala Gutta.

Hasil positif juga dituai wakil Ganda putra, Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro bisa mengatasi unggulan kedua, Lee Jhe-Huei/Lee Yang (Taiwan) dalam rubber game, 20-22, 21-15, 21-13. Pada 16 besar hari ini, Ahsan/Rian akan bertemu sesama pasangan pelatnas, Berry Angriawan/Hardianto yang kemarin mengalahkan pasangan India, Francis Alwin/Kona Tarun, 21-14, 21-18. (nap/ady/jpg/r10)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost