Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Siloam Akuisisi Dua Rumah Sakit

Rumah sakit

JAKARTA a�� PT Siloam International Hospitals Tbk (Siloam) mengumumkan akuisisi 100 persen kepemilikan Rumah Sakit (RS) Umum Sentosa (Sentosa) di Bekasi dan RS Grha Ultima Medika (GUM) di Mataram. Akuisisi RS Sentosa senilai Rp 26,5 miliar dan RS GUM lebih dari Rp 155 miliar.

a��a��Kami sangat gembira mengenai investasi di Bekasi dan Mataram karena memberikan kontribusi langsung pada pendapatan operasional perusahaan mulai tahun ini,a�? ujar Presiden Direktur Siloam Romeo Lledo dalam keterangan tertulis kemarin (19/1).

Sentosa memiliki kapasitas 50 tempat tidur di Bekasi, Jawa Barat, yang berlokasi di koridor timur Jakarta. RS itu beroperasi di lahan 1.879 mA? dan bangunan 2.911 mA? yang seluruhnya dimiliki Sentosa.

Ke depan, Siloam berencana meningkatkan kapasitas tempat tidur dan mendaftarkan Sentosa untuk melayani pasien BPJS Kesehatan. Selain dari RS, transaksi tersebut melibatkan akuisisi Klinik Chandra Sentosa yang dimiliki dan dioperasikan Sentosa.

Klinik itu terletak kurang lebih 300 meter dari RS Sentosa dan melayani 5.700 pasien BPJS yang terdaftar. Hal tersebut akan melengkapi Siloam Hospitals Lippo Cikarang yang berkapasitas 114 tempat tidur.

Sementara itu, GUM yang berkapasitas 70 tempat tidur terletak di Kota Mataram, ibu kota Nusa Tenggara Barat, sekitar 138 km di timur Denpasar, Bali. Lokasi GUM dekat dengan pusat wisata Pantai Senggigi, sekitar 18 km di utara Mataram. RS tersebut beroperasi di bangunan 7.725 mA? dan tanah 11.596 mA? yang dimiliki GUM.

Siloam berencana mengembangkan kapasitas GUM, mendaftarkan GUM untuk melayani pasien BPJS Kesehatan, dan mendirikan Departemen Gawat Darurat yang berfokus pada pasien internasional serta menggunakan model yang sama dengan Siloam di Bali. Dengan akuisisi GUM, Siloam bakal memantapkan kehadirannya di Nusa Tenggara Barat.

a��a��Rumah sakit tambahan ini berlokasi di pasar utama. Ini konsisten dengan strategi Siloam untuk membangun rumah sakit di kota besar dan menengah di Indonesia sambil menyediakan berbagai layanan yang dibutuhkan pasar Indonesia yang sedang berkembang.a�? jelas Romeo.

Saat ini Siloam mengelola 23 RS serta 16 klinik di 17 kota di seluruh Indonesia dengan kapasitas 5.100 tempat tidur. Siloam didukung lebih dari 2.200 dokter spesialis dan dokter umum serta lebih dari 8.500 perawat dan staf pendukung. Siloam merupakan RS pertama di Indonesia yang diakreditasi JCI.

Siloam beberapa kali memperoleh penghargaan dari Frost & Sullivan untuk Indonesiaa��s Healthcare Service Provider of the Year. Siloam terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan nama SILO dengan kapitalisasi pasar Rp 15,0 triliun atau USD 1.124,6 juta per 13 Januari 2017. (tih/c18/wir/JPG/)

Berita Lainnya

ILBB-Ancora Foundation Bantu Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post

BI Sosialisasi Kartu GPN di Kota Bima

Redaksi Lombok Post

Distribusi Kartu Berlogo GPN Dekati Target

Redaksi LombokPost

Avian Brands Peduli Bangun Kembali Lombok

Redaksi Lombok Post