Lombok Post
Sportivo

Tunggal Putra Punya Kans Besar

LOLOS: Dinar Dyah Ayustine lebih stabil dengan memenangkan pertarungan rubber game menghadapi unggulan ketiga asal Spanyol Beatriz Corrales, 21-16, 19-21, 22-20. ISTIMEWA

SARAWAKA� -A� Kabar cukup menggembirakan datang dari sektor tunggal putra Indonesia di Malaysia Masters Grand Prix Gold 2017. Ini setelah Indonesia menempatkan lima wakilnya melaju di babak 8 besar. Yang cukup membanggakan adalah tiga diantaranya merupakan penghuni pelatnas Cipayung.

Skuad tersisa yakni, Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Muhammad Bayu Pangisthu. Adapun dua pemain non pelatnas adalah Tommy Sugiarto dan Wisnu Yuli Prasetyo. Dua nama terakhir bakal berduel untuk mendapatkan satu tempat di semifinal besok.

Tetapi, Ihsan Maulana Mustofa harus terhenti dari unggulan pertama Ng Ka Long Angus dari Hongkong. Ihsan kalah dalam dua game langsung, 14-21, 14-21. Selanjutnya Angus akan menjadi penantang Jonatan yang kemarin memenangkan duel sesama Indonesia. Jojo-sapaan karib Jonatan-menumbangkan mantan penghuni pelatnas Shesar Hiren Rhustavio 24-22, 21-7.

“Tadi mainnya sedikit agak nervous, mungkin karena sesama pemain Indonesia jadi tahu strategi masing-masing,” ujar Jojo dalam sambungan Whatsapp kepada Jawa Pos selesai pertandingan kemarin (19/1). Selanjutnya dia juga bakal berupaya untuk membalas kekalahan kompatriotnya, Ihsan atas Angus.

Secara head to head, Jojo memang lebih unggul 2-0 atas pebulu tangkis Hongkong tersebut. Tetapi kemenangan terakhir itu ditorehkan Jojo pada Swiss International 2014 silam. Namun, secara peringkat Angus lebih unggul di posisi 9 dunia, sedangkan Jojo di 22 dunia. “Jadi peringkat dan head to head tidak bisa menjadi patokan, tinggal siapa yang lebih siap besok,” terangnya.

Di sektor tunggal putri, lolosnya dua wakil pelatnas, Fitriani dan Dinar Dyah Ayustine juga cukup membawa angin segar. Tetapi, perjuangan mereka bakal semakin berat di babak 8 besar hari ini. Fitriani bakal bersua unggulan pertama Saina Nehwal (India) yang kemarin mengubur mimpi Hanna Ramadini, salah satu tumpuan pelatnas lainnya, 21-17, 21-17.

Dinar juga tampil lebih stabil dengan memenangkan pertarungan rubber game menghadapi unggulan ketiga asal Spanyol Beatriz Corrales, 21-16, 19-21, 22-20. Hari ini, Dinar akan bersua Ponpawee Chochuwong (Thailand). Sementara itu, perjuangan Tontowi Ahmad/Gloria Emmanuelle Widjaja terus berlanjut.

Pada babak 8 besar, keduanya menjadi yang satu-satunya harapan Indonesia. Owi/Gloria akan menghadapi Lin Chia Yu/Wu Ti Jung (Taiwan). Duel sesama ganda putra Indonesia urung terjadi antara Berry Angriawan/Hardianto kontra Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro. Ini setelah Ahsan/Rian memutuskan untuk walkover lantaran Ahsan mengalami cedera. (nap/jpg/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post