Lombok Post
Metropolis

Bakal Melayang di Atas Laut

NIKMATI KOTA TUA: Seorang kakek tampak bersantai di kawasan Pantai Ampenan, di kejauhan tampak kapal tengker yang mengangkut BBM untuk suplai Lombok melalui Depo Pertamina Ampenan, kemarin. Ivan/Lombok Post

MATARAM – DPRD Kota Mataram terus mendorong terwujudnya mimpi besar membuat jalan terusan di sepanjang 9,2 km pinggir pantai Mataram. Bahkan untuk di sejumlah titik, karena sudah ada bangunan yang tak mungkin dipindahkan, opsi jalan layang di atas laut sudah dimatangkan.

“Misalnya yang di Depo Pertamina Ampenan,a�? kata Anggota DPRD Kota Mataram Misban Ratmaji, kemarin (23/1).

Dia mengatakan, sudah melakukan pembicaraan awal dengan pihak Pertamina. Secara lisan mereka mengatakan siap memfasilitasi pertemua pemerintah dengan Pertamina pusat.

Bahkan jika dimungkinkan, Pertamina Depo Ampenan bisa saja membantu dana untuk pembangunan jalan tersebut.

Selain pertamina, titik lain kemungkinan tempat jalan mengambang di atas laut ada di PLN Tanjung Karang. Termasuk PLTGU Gerisak yang kini tengah dibangun.

Menurutnya, apa pun opsi yang ada, yang jelas pembangunan memang harus segera dilakukan. a�?Sikap dewan jelas, kami mendukung rencana itu,a�? ujarnya.

Hingga kini, Pemkot Mataram baru menyelesaikan 900 meter pembangunan dari sebagian pesisir Gatep hingga Karang Panas, Ampenan Selatan. Ada juga beberapa ratus meter di bagian pinggir pantai Kampung Melayu, Ampenan Tengah.

Sedang di bagian barat Ampenan, dari Kampung Bugis hingga Bintaro juga sudah ada jalan yang dimanfaatkan warga sedari dulu. a�?Ini memang proyek besar yang tak bisa satu dua tahun rampungnya,a�? kata Kadis PUTR Mahmuddin Tura beberapa waktu lalu.

Mengandalkan APBD murni, jelas Mataram tak sanggup. Karena itu, lobi-lobi ke pusat terus dilakukan. Harapannya, paling tidak ada sharing anggaran.

Biasanya daerah kebagian pembebasan lahan, selanjutnya untuk fisik dikerjakan pusat.

Soal manfaat, ia meyakini sangat besar. Itu terbukti dari sebagian jalan yang sudah bisa digunakan dapat dimanfaatkan warga sekitar.

Setelah semuanya terkoneksi, tentu saja jalan tersebut juga bisa menjadi rute alternatif pemecah kemacetan. “Pelan tapi pasti rencana itu akan kami realisasikan,a�? kata Tura dengan nada optimis. (yuk/r5)

Berita Lainnya

Uang Nomor Dua, Paling Penting Lingkungan Bebas Sampah

Redaksi LombokPost

Mohan Bikin Kejutan di Mataram Jazz & World Music Festival 2018

Redaksi LombokPost

Setengah Hati Urusi Bisnis “Nakal”

Redaksi LombokPost

Bangunan Tua Itu Perlu Direnovasi

Redaksi Lombok Post

Gempa Lagi, Panik Lagi

Redaksi Lombok Post

Pintu Beasiswa Eropa Terbuka Lebar untuk Pelajar NTB

Redaksi Lombok Post

Gempa Lagi, Lombok Belum Stabil

Redaksi Lombok Post

Akhirnya, Revisi Perda RTRW Sah!

Redaksi Lombok Post

Dompet PNS Makin Tebal, Pemkot Siapkan Rp 363 Miliar

Redaksi Lombok Post