Lombok Post
Ekonomi Bisnis

BTPN Sosialisasi Laku Pandai

MATARAM – Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) menyosialisasikan program layanan keuangan tanpa kantor untuk keuangan inklusif (Laku Pandai) di Mataram. Kegiatan itu melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB. Termasuk sejumlah pewarta baik media cetak dan online.

Head Management BTPN M Reja Rizal mengatakan program Laku Pandai sudah berlangsung sejak Maret 2015. Laku Pandai merupakan program keuangan inklusifA� yang diluncurkan OJK untuk meningkatkan peran masyarakatA� membuka rekening tabungan, menabung, dan menarik dana melalui perantara agen bank.

Saat ini BTPN memiliki 2,9 juta nasabah Laku Pandai dengan 171 ribu agen diseluruh Indonesia. Sementara program Laku Pandai di NTB baru meliputi wilayah Lombok Timur dan Lombok Tengah dengan jumlah nasabah 30.000 dan 1000 agen.

“Kami juga menyiapkan tim pengawas agen untuk mengantisipasi agen nakal,” ujar Rizal kepada wartawan kemarin (23/1).

Tidak sekadar melayani tabungan, BTPN juga memberikan kredit mikro dan asuransi mikro kepada nasabah Laku Pandai. Termasuk memberikan keuntungan kepada para agen diantaranya memberikan income jika memperoleh Rp 18 ribu/nasabah aktif dan 1 persen dari pembelian pulsa HP atau pembayaran listrik.

Kegiatan yang berlangsung di Kota Mataram merupakan kegiatan ke 15 selama 2016. Dia berharap program Laku Pandai di NTB berjalan maksimal sehingga berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.

“Artinya tingkat kesadaran masyarakat untuk menggunakan layanan perbankan itu semakin tinggi,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala OJK NTB Yusri memaparkan tingkat kesadaran masyarakat di NTB terhadap penggunaan layanan perbankan masih rendah. Yakni kisaran 23 persen dari hasil survey 2016. Sedangkan tingkat inklusifnya mencapai 67,8 persen.

Dikatakan, jumlah agen yang ada di seluruh NTB dalam program Laku Pandai itu sebanyak 3.064 agen dengan 18.650 rekening. “Kami sudah berupaya melakukan sosialisasi, edukasi, dan pendekatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan layanan lembaga keuangan,” ungkap Yusri.

Sejak program tersebut diluncurkan, pihaknya sudah bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika dan sejumlah operator selular untuk menyukseskan program tersebut. Apalagi Laku Pandai itu berbasis tekhnologi informasi dan menggunakan aplikasi. (tan/r3)

 

Berita Lainnya

BPJS TK NTB Gelar Pasar Murah 2.046 Paket Sembako

Redaksi Lombok Post

BPJSTK NTB Lindungi 25.545 Pekerja Migran Indonesia

Redaksi Lombok Post

BCA Salurkan CSR Untuk Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

ILBB-Ancora Foundation Bantu Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post