Lombok Post
Bima - Dompu

Damkar Pindah Markas

SIAGA: Dua unit mobil pemadam yang bersiaga di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lombok Timur jika sewaktu-waktu dibutuhkan, kemarin.

KOTA BIMA – Pemadam Kebakaran (Damkar) mulai kemarin pindah ke markas baru di Dinas Sat Pol PP Kota Bima. Sebelumnya mereka bersarang di Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Kota Bima.

Sekretaris Dinas Sat Pol PP Kota Bima Syarief Rustaman A�mengatakan, kepindahan damkar ini sesuai nomenkelatur satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang baru.

a�?Berdasarkan nomenkelatur yang baru, damkar dan linmas kini berada dibawah naungan Sat Pol PP,a�? ujarnya pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin(23/1).

Setelah pindah markas, semua perlengkapan damkar ditarik ke kantor baru. Perlengkapan itu terdiri dari mobil pemadam, personel dan perlengkapan lain.

a�?Mulai hari ini (Kemarin, red) mereka resmi berkantor di sini,a�? katanya.

Syarief mengaku saat ini kekurangan armada. Lima unit mobil pemadam yang dimilik hanya tiga yang bisa dipergunakan. Tiga mobil itu pun dalam kondisi tidak optimal.

Jumlah personel yang hanya 27 orang sangat kurang. Mengingat penanganan kebakaran ini bukan perkara mudah.

Untuk menyiasati kekurangan personel ini, akan diintegrasikan dengan personel perlindungan masyarakat (Linmas) di tiap kelurahan. Satu kelurahan saat ini terdapat 10 personel linmas.

a�?Begitu ada kejadian, linmas dan personel pemadam akan bersinergi. Kalau tidak seperti itu bisa kewalahan nantinya ketika ada musibah,a�? tuturnya.

Komandan Pasukan Damkar Adnan menuturkan, operasional di markas baru memang belum bisa maksimal. Sebab sarana pendukung damkar belum tersedia di kantor baru ini.

a�?Kami membutuhkan hidran air kapasitas besar seperti di BPBD. Sebab dengan hidran di kantor wali kota dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mengisi satu tanki satu mobil damkar,a�? ujarnya.

Kemudian, belum ada juga parkiran khusus damkar. Disamping itu akses jalan khusus damkar belum ada.

a�?Yang utama itu hidran air dan pintu keluar khusus mobil damkar. Kalau lewat gerbang kantor wali kota ribet, kemudian risiko kecelakaan besar,a�? pungkasnya. (nk/r4)

 

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara