Lombok Post
Selong

Ini Penyebab Banjir Labuhan Lombok

Rusak : Kondisi Jembatan di Desa Perigi, Kecamatan Suela Lombok Timur yang rusak akibat akibat derasnya air bah kemarin (23/1). Toni / Lombok Post

SELONGA�– Dalam rentan waktu seminggu, Dusun Turingan Desa Labuhan Lombok dan Dusun Mandar Desa Seruni Mumbul Kecamatan Pringgabaya sudah dua kali diterjang banjir. Hal ini disebabkan luapan air kali yang melintas di pemukiman warga.

Luapan diperparah oleh cekdam atau bendungan di Desa Perigi, Kecamatan Suela A�rusak. Selain itu, sedimentasi menyebabkan pendangkalan kali membuat debit air tak tertampung.

“Sama seperti jembatan ini, cekdam ini juga rusak 17 Januari lalu. Jadinya air dari lima sungai yang mengalir tak bisa ditahan di sini dan langsung mengalir. Ke Labuhan Lombok Pringgabaya. Makanya di sana sungainyame luap,” kata Kades Desa Perigi Darmawan.

Sebelumnya, keberadaan cekdam di Desa Perigi A�berfungsi untuk menampung air hujan yang melimpah dari lima kali yang mengalir. Sayang cekdam ini sekarang sudah tidak berfungsi karena rusak. Sehingga, semua air hujan yang melimpah dari sungai wilayah Suela langsung mengalir ke wilayah hilir Pringgabaya.

“Bahkan 100 hektare lahan pertanian warga juga terancam rusak akibat rusaknya cekdam ini,” kata Kades Perigi.

Sementara Yasin, warga Dusun Mandar Desa Seruni Mumbul Kecamatan Pringgabaya merasa banjir yang terjadi di tempat tinggalnya akibat kali yang semakin mendangkal.

“Tahun lalu pak Bupati janji untuk menormalisasi sungai, tapi sampai sekarang belum terealisasi,” ungkapnya.

Ia berharap, rencana normalisasi sungai ini bisa segera dilakukan. Karena, warga khawatir kondisi banjir yang terus menerus terjadi membuat warga tak bisa merasa tenang.

A�”Belum lagi nanti kalau air laut pasang. Tanggul juga sudah rusak. Makanya terus terang kita nggak tenang takut kalau banjir terjadi lagi tiba-tiba,” ucapnya.

Kepala Dinas PU Lotim, Toni Satria Wibawa mengaku telah berkoordinasi dengan BPBD Lotim untuk memperbaiki sejumlah infrastruktur yang rusak pemicu terjadinya banjir. “Untuk jembatan dan cekdamnya kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Lotim. Itu sudah kami bahas dan akan segera kami perbaiki,” ujarnya.

Hanya saja, untuk pelaksanaannya Toni mengaku belum bisa memastikan. Karena menurutnya harus direncanakan dengan baik agar perbaikan tidak asal-asalan. “Untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan di BPBD Lotim, kami nanti selaku petugas teknisnya saja,” sambungnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lotim Muhammad Takdir Ilahi menerangkan pihaknya akan melaporkan sejumlah bencana yang terjadi di Lotim ke BNPB Pusat. Mulai dari jembatan dan cekdam hingga pendangkalan kali.

A�”Besok (hari ini, Red) pak Kepala Pelaksana BPBD Lotim akan ke Jakarta melaporkan hal ini. Termasuk juga nanti untuk pengerukan kali dan peninggian tanggul,” terang Takdir.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi melalui Dinas Sosial kemarin A�memberikan bantuan. Kepala Dinas Sosial H Ahsanul Khalik bersama timnya datang membawa paket sembako bagi warga.

“Sesuai arahan pak Gubernur kami diminta untuk melakukan intervensi. Kami dalam hal ini memberikan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat miskin yang terdampak banjir,” kata Khalik.

Total 200 paket sembako yang berisi mi instan, kopi, abon dan kerupuk dibagikan kepada warga. Sementara bantuan beras sebanyak 4,6 ton dibagikan pada 460 kepala keluarga. (ton/r2)

Berita Lainnya

P3K Harapan Terakhir Honorer

Redaksi LombokPost

SDM Pelaku Usaha Wisata Masih Rendah

Redaksi LombokPost

Partai Jangan Pasang APK Sembarangan!

Redaksi LombokPost

267 CPNS Lotim Lolos SKB

Redaksi LombokPost

Bencana Tiba, TSBD Tak Bergigi

Redaksi LombokPost

Lotim Siapkan Tim Kewaspadaan Dini di Setiap Kecamatan

Redaksi LombokPost

Pemdes Suela Ingin Kelola Kebun Raya Lemor

Redaksi LombokPost

Pulihkan Trauma Gempa Dengan Pentas Seni

Redaksi LombokPost

Alat Berat Lambat, Hujan Semakin Mengancam

Redaksi LombokPost