Lombok Post
Headline Sumbawa

Merasa Ditipu, TKW Lapor polisi

LAPOR : Mardiyah (berjilbab) saat memberikan keterangan dihadapan penyidik Reskrim Polres Sumbawa.RANDY/RADAR SUMBAWA

SUMBAWA– Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Kukin, Kecamatan Moyo Utara, Mardiyah mendatangi Polres Sumbawa, kemarin. Dia melaporkan agen yang mengurus keberangkatan dirinya melalui sebuah perusahaan ke Saudi Arabia. Pasalnya, proses keberangkatan dan penempatannya diduga tidak sesuai ketentuan.

Ditemui di ruang Reskrim Polres Sumbawa, Novianti, salah seorang pendamping Mardiyah mengatakan, Mardiyah direkrut oleh oknum sponsor berinisal Gf. Kemudian, Mardiyah diberangkatkan melalui PT MLS bersama sembilan orang lainnya ke Jakarta. Sesampainya di Jakarta, barulah Mardiyah diberikan paspor.

”Namun paspor yang diberikan adalah paspor 48 (untuk kunjungan, red). Bukan paspor 21 (untuk bekerja, red) yang seharusnya mereka dapatkan,” ujar Novianti kepada wartawan, kemarin(24/1).

Setelah itu, dari Jakarta dia diberangkatkan ke Malaysia. Dari Malaysia, mereka diterbangkan ke Riyadh, Saudi Arabia. Di Riyadh, Mardiyah bersama rekannya yang lain ditampung oleh agen yang ada di sana. Satu persatu, gambar Mardiyah bersama rekannya diambil. Setelah itu, foto mereka dipasang di media sosial dengan tujuan untuk dipromosikan pada calon majikan.

Setelah mendapatkan majikan, dalam waktu tiga bulan Mardiyah kemudian diberhentikan. Selain itu, gaji yang diterima per bulan oleh Mardiyah juga tidak sesuai perjanjian. Seharusnya, dia mendapatkan gaji sebesar 3.000 real per bulan. Namun dia hanya menerima upah sebesar 1.500 real per bulan.

Selain itu, Mardiyah juga dioper ke perusahaan lain. Karena merasa bingung, Mardiyah kemudian menceritakan hal ini via telepon kepada suaminya. Mardiyah meminta suaminya untuk menghubungi agen yang memberangkatkannya. Dengan tujuan untuk memulangkan Mardiyah.

A�Akhirnya, Mardiyah dipulangkan kembali dan tiba di Sumbawa pada 19 Januari lalu. Setelah itu, barulah dia melaporkan kejadian ini ke Polres Sumbawa.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa AKP Elyas Ericson yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah menerima laporan Mardiyah. Mardiyah mempertanyakan proses keberangkatannya ini berbeda dengan keberangkatan sebelumnya. Dalam keberangkatannya ini dia juga dioper ke perusahaan lain. Saat ini, laporan Mardiyah tengah diteliti. Apakah kasusnya masuk ke ranah penipuan, trafficking atau pelanggaran terhadap undang-undang ketenagakerjaan. (man/run/r4)

 

Berita Lainnya

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost