Lombok Post
Headline Sportivo

Tiga Pevoli NTB Dipanggil Pelatnas

SEGERA KEMBALIKAN FISIK: Pevoli pantai NTB Putu Dini Jasita Utami memukul bola saat latihan di lapangan voli pasir GOR 17 Desember Mataram, awal Januari lalu. HARLI/LOMBOK POST

MATARAMA�– Tiga atlet voli pantai andalan NTB dipanggil mengikuti pelatihan nasional (Pelatnas). Mereka antara lain Putu Dini Jasita Utami, Dita Juliana, dan Desi Ratnasari. Ketiganya sudah bertolak ke Jakarta, Senin (23/1) lalu.

Ketua Pengprov Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) NTB H Surya Bahari mengatakan, sebelum surat resmi dari pusat datang, ketiga atlet itu sudah mempersiapkan diri. Itu karena mereka sudah yakin akan dipanggil mengikuti pelatnas. a�?Mereka latihan sejak seminggu setelah pulang PON Jawa Barat,a�? kata Surya, kemarin (24/1).

Tujuannya, untuk terus meningkatkan kemampuannya. Dimana, hasil PON XIX/2016 Jawa Barat itu menjadi evaluasi penting bagi pasangan Dini-Dita. a�?Desi juga begitu, dia kalah di babak semifinal,a�? jelasnya.

Surya menjelaskan, Dini, Dita, dan Desi mengikuti pelatnas jangka panjang sebagai persiapan mengikuti beberapa kejuaraan internasional. Seperti Sea Games, Asian Games, Asian Beach Games,A� kejuaraan Asia Pasifik hingga kejuaraan dunia. a�?Mereka akan berjuang mengibarkan bendera merah putih di kancah internasional,a�? ujarnya.

Dini-Dita merupakan pasangan terkuat Indonesia saat ini. Jadi, target akhir di karir volinya, mereka harus bisa mengikuti kejuaraan dunia di Jepang. a�?Mereka harus menutup karirnya di kejuaraan dunia,a�? harapnya.

Jika itu bisa tercapai, mereka akan mencetak sejarah baru untuk kali pertama menjadi juara dunia dalam cabor voli pantai. a�?Mereka harus cetak sejarah,a�? kata Surya.

Sementara itu, pelatih voli pasir pelatnas Agus Salim mengatakan, fisik ketiga atlet itu perlu ditingkatkan. Karena, porsi latihan yang diberikan setelah PON Jabar sedikit berkurang. a�?Kita akan kembalikan fisiknya saat masa latihan di pelatnas,a�? kata Agus.

Setelah PON Jabar, Agus tidak berani memberikan porsi latihan lebih. Karena, asupan makanan harus seimbang dengan tenaga yang keluar. a�?Kalau sudah di pelatnas kan semuanya ditanggung. Jadi berani kita genjot fisiknya,a�? ujarnya. (arl/r1)A�

Berita Lainnya

Mohan Bikin Kejutan di Mataram Jazz & World Music Festival 2018

Redaksi LombokPost

Setengah Hati Urusi Bisnis “Nakal”

Redaksi LombokPost

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost

Gempa Lagi, Panik Lagi

Redaksi Lombok Post

Pintu Beasiswa Eropa Terbuka Lebar untuk Pelajar NTB

Redaksi Lombok Post

Gempa Lagi, Lombok Belum Stabil

Redaksi Lombok Post

Dompet PNS Makin Tebal, Pemkot Siapkan Rp 363 Miliar

Redaksi Lombok Post

Gubernur Blusukan di Kampus-kampus Polandia

Redaksi Lombok Post

NTB EXPO Resmi Dibuka Wagub

Redaksi Lombok Post