Lombok Post
Metropolis

Tiga Titik Lahan Diklaim 55 Orang

Kepala Biro Pemerintahan NTB H Irnadi Kusuma SIRTU/LOMBOK POST

MATARAMA�– Tim percepatan pembangunan Mandalika masih memverifikasi dokumen klaim yang diajukan warga atas lahan di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika Resort. Kemarin (24/1), tim dari provinsi dan Lombok Tengah melakukan rapat untuk mengkaji semua dokumen tersebut.

Rapat yang dipimpin Asisten I Setda NTB M Agus Patria ini berlangsung tertutup dari pagi hingga sore di kantor Biro Pemerintahan NTB. Hadir dalam rapat tersebut, Kepala Baksebangpol H Lalu Syafii, Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) NTB Lalu Gita Aryadi, dan Kepala Biro Pemerintahan Irnadi Kusuma.

Sedangkan dari Loteng hadir pejabat BPN, polres, Asisten II, pejabat perizinan, dan pejabat lainnya. a�?Kita mengkroscek data pengaduan saja itu, data masyarakat yang mengklaim, keberatanlah istilahnya,a�? kata Kepala Biro Pemerintahan NTB H Irnadi Kusuma usai rapat, kemarin.

Ia menjelaskan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut terhadap surat klaim yang diajukan warga atas tanah di kawasan Mandalika Resort untuk diberikan uang kerahiman. Ia menyebutkan, dari 46 hektare yang siap dibayarkan, ada tiga titik yang belum klir karena masih saling klaim.

Yakni lahan di titik 06 diklaim lima orang, titik 07 diklaim 48 orang, dan titik 12 diklaim dua orang. Sehingga jumlah yang mengklaim 55 orang. Sementara untuk titik 17 seluas 7 are lebih sudah tuntas karena tidak ada yang mengklaim.

A�Setelah melakukan kroscek terhadap data, maka tim selanjutnya akan mengundang warga yang mengklaim. Hal ini dilakukan dalam rangka verifikasi atas data yang mereka ajukan. Pertemuan dengan warga ini rencananya akan dilakukan hari Kamis (26/1) besok di sekretariat Provinsi NTB.

Dalam hal ini, Biro Pemerintahan yang ditunjuk sebagai kesekretariatan dalam tim melaksanakan tugas secara normatif. Sementara koordinator verifikasi adalah Asisten I Setda NTB, sedangkan ketua timnya Kapolda NTB. a�?Tim verifikasi diberikan waktu satu minggu untuk menyelesaikan dan mencari titik terang terkait pengaduan tersebut,a�? katanya. (ili/r7)

Berita Lainnya

Jabatan Muslim Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Janji Manis Jadup Bernilai Rp 4,58 M

Redaksi LombokPost

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post