Lombok Post
Tanjung

Belum Semua Pekerja Punya Sertifikat

TANJUNGA�– Sampai saat ini masih banyak pekerja di bidang pariwisata belum memiliki sertifikat. Padahal Kementerian Pariwisata telah menginstruksikan bagi seluruh pekerja pariwisata untuk bersertifikat dengan tujuan pemantapan kompetensi.

Pada 2015 Lombok Utara dijatah mendapat 500 sertifikasi. Hanya saja, dalam prosesnya tidak semua yang mendaftar alias sepi peminat. Pada 2016, Disbudpar Lombok Utara hanya mampu menyertifikasi sekitar 144 pekerja.

Kabid Penyuluhan dan Pengembangan SDM Disbudpar Lombok Utara Gaib mengungkapkan, jatah sertifikasi ini untuk sekitar 500 orang, tetapi sertifikasi ini dilakukan bertahap. a�?Jika diakumulasikan dalam rentang dua tahun jumlahnya bisa mencukupi,a�? ujarnya

Menurutnya, estimasi itu sudah lebih dari cukup jika mengacu pada kuota. Persoalan yang muncul, pekerja di Lombok Utara jumlahnya lebih dari ribuan orang. a�?Pada prinsipnya pelaku pariwisata itu harus memiliki standar pelayanan yang mumpuni, maka dari itu kami harapkan semua bisa tercatat,a�? jelasnya.

Sehingga jika dapat kuota dari Kemenpar lagi, maka Lombok Utara akan memanfaatkan peluang ini dengan baik. Bentuk intervensi yang dilakukan sekarang terlihat berdasarkan sosialisasi maupun pemahaman yang diberikan kepada para pekerja pariwisata. a�?Kami sudah mulai sosialisasi dan melakukan pemahaman kepada mereka. Sasaran kita selain pekerja yaitu 32 Pokdarwis, karena mereka punya andil besar dalam perkembangan pariwisata,a�? katanya.

Ia tak menampik jika masih banyak pekerja yang belum bersertifikat. Karena terdapat ratusan jenis usaha yang meliputi penginapan maupun jasa parwisata. Para pekerja tersebut diyakini berjumlah ribuan orang. a�?Masih banyak yang belum. Ini yang harus kita data ulang, karena masih ada juga pekerja yang lolos sertifikasi tetapi belum mengambil ijazah sertifikasinya,a�? katanya.

Proses sertifikasi dilakukan kementerian bekerjasama dengan lembaga dari Bali. Informasinya tahun 2017 ini tidak ada. a�?Untuk itu kedepannya kita akan coba melobi karena masih banyak yang belum,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost