Lombok Post
Tanjung

Ditarget Tuntas Tahun 2020

TINGKATKAN PELAYANAN: Inilah ambulans yang diberikan ke desa-desa oleh pemkab Lombok Utara, Selasa (24/1) lalu. PUJO/LOMBOK POST

TANJUNGA�– Perlahan tapi pasti, program satu ambulans satu desa diwujudkan bupati dan wakil bupati Lombok Utara. Terbaru, pemkab memberikan enam unit ambulans kepada enam desa. a�?Ini diadakan tahun anggaran 2016,a�? ujar Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar.

Enam desa yang dapat ambulans yakni, Desa Loloan, Gumantar, Rempek, Teniga, Tegal Maja, dan Desa Genggelang. Untuk desa yang belum mendapatkan bantuan ini diharapkan bersabar. Karena, pemkab juga akan berupaya agar mendapatkan bantuan dari Kementerian Desa dan PDT.

Najmul meminta ambulans yang sudah diserahkan tersebut harus selalu standby di lokasi masing-masing. Agar masyarakat yang membutuhkan bisa menggunakannya dengan cepat. a�?Sistemnya antar jemput,a�? cetusnya.

Selain itu Najmul juga mengungkapkan, untuk meningkatkan pelayanan di puskesmas pihaknya akan menambah sejumlah fasilitas. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Lombok Utara Syamsul Bahri menerangkan ada beberapa penilaian yang dilakukan sebelum pemberian bantuan ambulans ke desa-desa tersebut. Seperti akses ke pusat kesehatan dan angka kematian ibu melahirkan. a�?Ini juga reward kepada desa yang tidak memiliki angka kematian ibu melahirkan,a�? tandasnya.

Lebih lanjut, Syamsul mengatakan, pemberian ambulans ini akan tetap diberikan kepada desa. Namun, pemerintah daerah memprioritaskan kepada desa-desa yang jauh dari pusat kesehatan.

Dijelaskannya, pada 2015 sudah diberikan dua unit ambulans dan 2016 enam unit. Untuk tahun 2017 pemkab rencananya akan memberikan delapan unit ambulans. Jika menghitung jumlah desa definitif dan desa persiapan sebanyak 43, pemkab masih butuh 27 unit ambulans. a�?Target pemerintah, 2020 nanti seluruh desa sudah memiliki satu ambulans,a�? ungkapnya.

Penyerahan mobil ambulans akan dijadikan hibah sehingga menjadi aset desa. Oleh karena itu, pihaknya saat ini tengah mengodok regulasinya. Kemudian, mengenai operasional dan perawatan akan ditanggung pemerintah desa setempat. (puj/r7)

Berita Lainnya

Sekjen FPM dan BSMI Kunjungi Korban Gempa Lombok

Redaksi LombokPost

PAD Diperkirakan Sudah Tembus Rp 3 Miliar

Redaksi LombokPost

Dikpora Pertanyakan Juklak dan Juknis

Redaksi LombokPost

Warga Sekitar Tambang Khawatirkan Longsor

Redaksi LombokPost

Disbudpar dan Warga Gili Meno Gelar Mandi Safar

Redaksi LombokPost

Mantapkan Persiapan UNBK Lebih Awal

Redaksi LombokPost

Pengungsi Berharap Huntap Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Minta Fortuner Wabup Dilelang

Redaksi LombokPost

Warga Kecewa Bupati Tidak Hadir Saat Hearing di DPRD

Redaksi LombokPost