Lombok Post
Metropolis

Polisi Taman Gak Ngefek

PANTAU: Kepala Lingkungan Arena Buah Sang Putu Wijaya (kiri) tengah malakukan pemantauan bersama APKLI Kota Mataram di lapak PKL Arena Buah, kemarin (25/1). Ferial/Lombok Post

MATARAM – Keberadaan a�?polisi tamana�? untuk memantau lampu-lampu penerang jalan, termasuk fasilitas taman untuk mempercantik tampilan Kota Mataram ternyata belum ngefek. Terbaru, lebih dari 20 lampu taman penerang jalan di Bundaran Lingkar Selatan hilang dicuri.

“Benar itu, saya baru saja mengecek,a�? kata Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Kota Mataram HM Kemal Islam, kemarin.

Dijelaskan, lampu-lampu yang hilang itu tersebar di delapan titik. Di tiap titik pihaknya memasang empat buah lampu penerang. Sedangkan jumlah yang hilang di tiap titik bervariasi, dari tiga hingga empat buah lampu.

“Ini bukan sekadar kerusakan biasa atau pengerusakan iseng, ini pencurian,a�? tegasnya.

Pencuri lampu penerang jalan itu lanjutnya cukup lihai dalam melakukan aksi. Bagian belakang tiap titik lampu yang tak tampak dari jalan dibobol, kemudian lampu di dalamnya diambil.

Karena itu, sepintas tak akan ada yang mengetahui lampu di dalam box tersebut hilang. Pihaknya juga baru menyadarinya setelah melihat lampu tersebut padam selama beberapa hari terakhir. a�?Setelah kita cek, ternyata lampunya sudah tak ada,a�? ujarnya.

Ditanya soal kerugian, Kemal mengatakan sebenarnya tak terlalu besar. Terlebih lampu yang digunakan merupakan lampu biasa berharga puluhan ribu. Namun tetap saja aksi itu membuatnya pusing tujuh keliling.

Tak hanya lampu yang diambil, kabel sambungan juga rusak, dan box penutup juga ikut rusak. “Berapa pun nominalnya, ini tetap saja pencurian,a�? katanya.

Kasus ini seolah menjadi tamparan keras bagi Pemkot Mataram. Padahal baru sehari sebelumnya, Kabid RTH, DINAS PKP Kota Mataram Nanang Edward menjelaskan pemaparan terkait rencana pemanfaatan polisi taman untuk menjaga fasilitas kota yang ada di ruang-ruang publik.

“Untuk menjaga fasilitas yang ada, termasuk menciptakan kenyamanan bagi masyarakat,a�? ujarnya (Baca Lombok Post kemarin, Red).

Atas kejadian tersebut, Kemal berjanji makin mengintensifkan patroli pasukan pertamanan yang ada saat ini. a�?Semoga ini jadi kasus terakhir, kita berharap juga bantuan aparat kepolisian,a�? tukasnya. (yuk/r5)

Berita Lainnya

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost