Lombok Post
Pendidikan

SMALA BENTUK KARAKTER SISWA LEWAT SALAT BERJAMAAH

PEMBENTUKAN KARAKTER: Para siswa SMAN 5 Mataram berbondong-bondong ke Islamic Center (IC) melaksanakan salat dzuhur berjamaah, kemarin (25/1). Rojai/Lombok Post

MATARAM a�� Keberadaan Islamic Center (IC) dimanfaatkan siswa SMAN 5 Mataram. Setiap jam istirahat atau sekitar pukul 12.30 Wita, para siswa khususnya muslim melaksanakan salat dzuhur berjamaah. a�?Ini tiap hari dilakukukan untuk membentuk karakter.A� Setiap jam istirahat siswa akan berbdondong-bondong ke IC,a�? kata Plt SMAN 5 Mataram H Nasruddin, kemarin (25/1).

Kemarin, mendengar suara azan para siswa keluar dari halaman sekolah menuju IC. Banyaknya siswa yang keluar menuju IC membuat kendaraan yang melintas di Jalan Udayana harus berhenti sejenak. Khusus untuk siswi mereka membawa muknah.

Ia mengatakan, kegiatan ini sudah dilakukan sejak rampungnya IC. Siswa muslim diminta untuk salat dzuhur berjamaah di IC. Bukan hanya siswa, namun juga guru dan pegawai di sekolah. a�?Ini kami lakukan tanpa ada paksaan. Siswa melakukan ini dengan kesadaran sendiri,a�? imbuh dia. Meski demikian, pihak sekolah terus mengkontrol para siswa selama berada di luar. a�?Kita tetap kontrol,a�? ucap dia.

Selain salat dzuhur, para siswa juga salat ashar di IC. Seperti yang kini dilakukan siswa kelas XII. Saat azan berkumandang siswa kelas XII yang melaksanakan pengayaan harus keluar dulu ke IC melaksanakan salat ashar. a�?Keberhasilan siswa pada UN nantinya bukan hanya ditentukan dari persiapan akademik,a�? sebut dia.

Ia mangatakan, Smala sebutan SMAN 5 Mataram mulai melaksanakan pengayaan untuk persiapan ujian nasional (UN). Siswa kelas XII pulang pukul 17.30 Wita. Pengayaan ini diterapkan nyambung. Siswa yang biasanya pulang pukul 14.30, kini pulang pukul 17.30 Wita. a�?Kita membahas mata pelajaran yang di UN-kan saja pada pengayaan ini,a�? ucap dia.

Adapun materi yang dibahas pada pengayaan meliputi kisi-kisi soal UN yang akan diprediksi akan keluar. Naskah soal UN tahun sebelumnya, dan pelajaran yang belum dipahami siswa. a�?Ini ada tim pembinanya masing-masing,a�? ujar dia.

Untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa melaksanakan pengayaan maka sekolah akan melaksanakan tryout. Rencananya, tryout dari sekolah akan dilaksanakan selama lima kali.

Sementara itu Waka Humas SMAN 5 Mataram Juprin mengatakan, jumlah siswa yang akan melaksanakan UN tahun ini sebanyak 390 orang. Dari jumlah tersebut ada satu siswa yang tidak bisa melaksanakan UN. Muhammad Azis salah satu siswa Smala tidak bisa mengikuti UN tahun ini karena berada di Italia selama satu tahun penuh. Ia salah satu siswa yang mendapat beasiswa pertukaran pelajarBina Antar Budaya. a�?Siswa ini akan mengikuti UN tahun depan. Dan itu sudah ditahu oleh siswa itu sendiri,a�? ucap dia.

Meski demikian, apa yang draih siswa dengan lolos pada program pertukaran pelajar Bina Antar BudayaA� ini cukup membanggakan sekolah. a�?Tidak mudah siswa bisa lolos pada program ini,a�? pungkas pria jangkung ini. (jay)

Berita Lainnya

Kasek Harus Memiliki Sertifikat Cakep Nasional

Redaksi LombokPost

500 Mahasiswa UNW Ikuti PERTAMA

Redaksi LombokPost

Jurusan Pertanian SMKN 7 Mataram Kurang Diminati

Redaksi LombokPost

KBM di Kota Mataram Mulai Normal

Redaksi LombokPost

Bantuan Kemendikbud Untuk Guru PNS Rp 1,5 Juta, Honor Rp 2 Juta

Redaksi Lombok Post

Bhayangkari Percantik Taman Baca di Pesisir Pantai

Redaksi LombokPost

Sintya, Siswi MAN 1 Mataram Juara Ajang KSM Bidang Fisika

Redaksi LombokPost

SMAN 10 Mataram Kekurangan Siswa

Redaksi LombokPost

Dua Siswa Lotim Masuk Tim Paskibraka Nasional

Redaksi LombokPost