Lombok Post
Metropolis

Kekeringan Masih Mengancam

BANTUAN: Kepala Disos NTB H Ahsanul Khalik (tengah) menyerahkan bantuan tandon bagi warga di Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, kemarin (26/1). DISOS NTB FOR LOMBOK POST

MATARAMA�– Meski musim hujan sudah datang, tapi masih ada daerah di Lombok yang mengalami kekurangan air bersih. Seperti warga di Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Beberapa dusun di desa ini kesulitan mendapatkan air bersih yang layak.

Bahkan warga terpaksa mandi tiga hari sekali untuk menghemat air.

Saat musim hujan seperti ini warga menampung air hujan yang jatuh dari atap rumah. Termasuk untuk air minum dan keperluan rumah tangga sehari-hari. a�?Tentu kemudian menjadi kurang sehat,a�? kata Kepala Dinas Sosial (Disos) NTB H Ahsanul Khalik, kemarin (26/1).

Di desa ini, warga punya sumur dengan kedalaman sekitar 50 meter, tapi tidak ada air sama sekali. Setelah melihat kondisi ini, Dinas Sosial memberikan bantuan tandon bagi warga melalui pemerintah desa setempat. Tandon itu akan digunakan untuk menyimpan air bersih dan bisa dinikmati semua warga.

a�?Kami harapkan dengan bantuan ini bisa meringankan beban warga,a�? ujarnya.

Untuk penanganan jangka panjang harus ada upaya membuat sumur bor. Karena sumur bor yang ada saat ini kapasitas airnya kecil, mesin airnya juga kurang bagus. Sehingga ke depan, di beberapa titik bisa dibangun sumur bor dengan kapasistas mesin air yang bagus. Dengan demikian kebutuhan masyarakat akan air bersih bisa terpenuhi. (ili/r7)

 

Berita Lainnya

Bukit Nipah dan Padanan Terbakar

Redaksi LombokPost

NTB Gak Mau PNS Kerja di Rumah

Redaksi Lombok Post

Uang Korban Gempa Dicuri Mandor

Redaksi LombokPost

Kejuaraan Paralayang Nasional Diikuti 153 Peserta

Redaksi LombokPost

Melihat Persiapan Pemkot Menyambut HUT Kota Mataram Ke-26

Redaksi LombokPost

Korban TPPO Banyak Dijual ke Suriah

Redaksi LombokPost

Wajib Pakai Besi Kolom Sepuluh Mili

Redaksi LombokPost

Tok, Tok, Tok, Bank Rontok

Kafilah Kecamatan Mataram Juara MTQ XVIII