Lombok Post
Giri Menang

Kades Sekotong Barat Diusulkan Diberhentikan Sementara

KENA OTT: Kades Sekotong Barat berinisial N yang tertangkap tangan terkait dugaan pungutan liar prona digelandang menuju tahanan Mapolda NTB, beberapa waktu lalu. DIDIT/LOMBOK POST

GIRI MENANGA�– Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sekotong Barat telah melayangkan surat ke Badan Pemberdayaan dan Pemerintah Desa (BPMPD). Surat tersebut berisikan permohonan pemberhentian sementara kepala desa setempat yang terlibat kasus pungutan liar Prona. Surat usulan tersebut telah dilayangkan akhir pekan lalu.

a�?Kami bersama BPD Desa Sekotong Barat sudah ajukan surat. Karena posisi kades ini harus segera diisi, supaya pelayanan ke masyarakat tidak terganggu,a�? terang Camat Sekotong L Ahmad Satriadi kepada wartawan, kemarin (29/1).

Selain itu, Satriadi mengaku sudah berkoordinasi dengan BPMPD agar prosesnya dipercepat. Mengingat jabatan Kades Sekotong Barat telah lama kosong.

Kepala BPMPD Lobar Edi Sadikin mengatakan, belum menerima surat tersebut. Baru sebatas berkoordinasi dengan pihak kecamatan.

a�?Surat usulannya tengah dibuat, segera diusulkan,a�? katanya.

Saat ini pemberhentian kades Sekotong Barat yang ditahan karena Pungli Prona masih diproses. Pihaknya, kata Edi, juga masih menunggu usulan dari BPD Sekotong Barat untuk pemberhentian sementara sang kades.

a�?Kami sudah meminta agar dipercepat proses usulan dari BPD. Karena aturannya, pemberhentian sementara kades dilakukan atas usulan dari A�BPD desa terkait,a�? jelasnya.

Nantinya, setelah BPMPD menerima surat tersebut melalui camat setempat, pihaknya pun akan melanjutkan ke Bupati Lobar H Fauzan Khalid. Barulah, setelah usulan itu masuk ke bupati, pemberhentian sementara bersamaan dengan SK penunjukan Plt kades.

Sementara disinggung untuk pemberhentian secara definitif, mantan Kepala BLH Lobar ini menjelaskan tergantung hasil putusan pengadilan nantinya. SK pemberhentian sementara itu memiliki masa berlaku sampai ada keputusan hukum tetap terhadap sang kades. (zen/r3)

Berita Lainnya

Dengan Kartu Nikah Administrasi Lebih Mudah, Benarkah?

Redaksi LombokPost

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost