Lombok Post
Metropolis

Rabu, BRT Mengaspal Lagi

AMBIL ALIH: Sebuah angkot tampak ngetem di depan shelter BRT, beberapa waktu lalu. Lalu Mohammad/Lombok Post

MATARAM a�� Bus Rapid Transit (BRT) rencananya akan segera kembali mengaspal. IniA� hasil pertemuan antara Damri, Organda, Dishub Provinsi dan Kota, Jumat (20/1) lalu.

Masing-masing pihak telah mencapai kata sepakat. Di antaranya, BRT untuk sementara tidak akan melewati koridor A dan B. Koridor ini masih akan menjadi trayek angkutan perkotaan (angkot). Sampai akhirnya, kajian angkot dijadikan feeder ke shelter-shelter BRT, tuntas.

Dengan tidak beroperasinya di trayek ini, berarti pelayanan transportasi bagi siswa tidak bisa dilakukan di dua koridor ini. Padahal, keduanya merupakan akses jalan utama siswa-siswi.

a�?Jadi terusan Jalan Langko, Pejanggik hingga Selaparang. Lalu Jalan Panca Usaha sampai Jalan Pendidikan, tidak boleh lagi dilewati BRT,a�? Kata Ketua Organda Kota Mataram Suratman Hadi.

Pengambil alihan seluruh trayek kemarin oleh BRT, diakuinya telah melumpuhkan operasi angkot. Karena itu sampai ada kejelasan dari Dishub, jalur yang bisa ditempuh BRT, angkot harus diberi trayek operasi.

a�?Sebenarnya tidak ada yang sepakat dengan keputusan (trayek) itu, Pemerintah saja yang terlalu memaksakan BRT itu segera beroperasi,a�? ketusnya.

Ambisi pemerintah dinilainya terlalu berlebihan tanpa didasari pertimbangan matang. Padahal, nasib para sopir sngkot juga perlu diperhatikan, di samping keinginan mereka mengatasi persoalan macet ibu kota.

a�?Nanti kalau di dalam kota, silahkan BRT itu melewati kawasan dari Kebon Roek, Adi Sucipto, terus Sayang-Sayang , Simpang Empat Sweta, Sriwijaya, Brawijaya dan Majapahit,a�? terangnya.

Ia menjamin jika ini dipatuhi dengan baik, tidak akan ada lagi penolakan dari sopir angkot. Sementara terkait klaim dari Dinas Perhubungan yang menyebutkan hanya 32 angkot yang memiliki izin trayek, Suratman tak menampik. Tetapi ia memastikan ada ratusan angkot yang masih beroperasi dan siap melayani transportasi publik.

a�?Hanya kemarin mungkin teman-teman tidak sempat memperpanjang itu,a�? kilahnya.

Sementara itu, General Manager (GM) Damri Perum Mataram Nusyamsu, menjanjikan BRT akan kembali mengaspal Rabu (1/2) lusa. Ini setelah keluar revisi koridor tempuh yang akan dilalui BRT. Selain itu, mereka juga perlu melakukan chek lapangan juga, agar tidak terjadi kesalahan dikemudian hari.

a�?Rencananya 1 Februari,a�? jawab Nursyamsu.

Sementara baru hari ini kepastian trayek tempuh BRT didapat. Nursyamsu sendiri enggan mengonfirmasi jalur mana saja yang akan ditempuh BRT. Sesuai hasil kesepakataran rapat Jumat kemarin. Ia memilih aman dengan cara menunggu SK koridor yang baru.

a�?Besok senin (hari ini, Red) saya ambil,a�? jawabnya.

Nursyamsu juga sempat menepis dugaan tidak beroperasinya BRT, justru keuntungan bagi Damri. Ia menjelaskan biaya operasional tetap ditanggung pihak Damri selama bulan Januari 2017 ini.

a�?Ndak begitu, subsidinya gak ada di Januari ini,a�? tutupnya. (zad/r3)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost