Lombok Post
Metropolis

Terminal Haji Ditarget Beroperasi Akhir Tahun

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daeah (Bappeda) NTB H Ridwansyah. SIRTU/LOMBOK POST

MATARAMA�– Perbaikan Terminal Haji di Lombok International Airport (LIA) ditargetkan rampung akhir tahun 2017. Pemprov NTB sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 3 miliar untuk memperbaiki semua fasilitas yang rusak.

a�?Kita (target) akhir tahun sudah selesai, sudah berfungsi,a�? kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daeah (Bappeda) NTB H Ridwansyah.

Ia menjelaskan, dalam hal ini pihaknya hanya melakukan perencanaan dan penganggaran. Sementara SKPD yang akan mengeksekusi adalah Dinas Perhubungan NTB selaku dinas teknis pengelola aset. Ia berharap dengan anggaran tersebut, bangunan yang rusak bisa diperbaiki sehingga terminal yang ada di LIA itu kembali beroperasi normal.

Mengenai waktu perbaikan, menurutnya saat ini sudah bisa dimulai SKPD teknis. Sesuai peruntukan, bangunan tersebut akan digunakan sebagai terminal pengiriman jamaah haji dan para TKI yang hendak berangkat ke luar negeri. a�?Sesuai perencanaannya,a�? katanya.

Proyek terminal haji yang dibangun dari tahun 2010 hingga 2014 tersebut telah menghabiskan dana sebesar Rp 15,6 miliar lebih. Namun setelah rampung terminal tidak pernah dioperasikan sehingga menjadi mangkrak sampai sekarang. Selain terminal haji, proyek mangkrak lainnya adalah pembangunan Dermaga Telong Elong Lombok Timur yang menghabiskan dana APBD Rp 9,8 miliar dari tahun 2007 hingga 2016. (ili/r7)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost