Lombok Post
Metropolis

Jatah Raskin NTB Bertambah

Kepala Dinas Sosial NTB H Ahsanul Khalik. Dok

MATARAMA�– Tahun ini, kuota sasaran Beras Sejahtera (Rastra) atau Raskin untuk NTB bertambah. Tahun 2016 jumlah penerima sebanyak 471.566 Rumah Tangga Sasaran (RTS). Tahun 2017 bertambah sebesar 1.483 RTS atau menjadi 473.049 RTS. Rastra untuk 473.049 RTS ini menghabiskan anggaran senilai Rp 648,8 miliar untuk 10 kabupaten/kota di NTB.

Kepala Dinas Sosial NTB H Ahsanul Khalik mengatakan, untuk sementara, bantuan rastra yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Sumbawa dan kabupaten/kota lainnya selain Kota Mataram masih bersifat tunai. Nantinya, setelah semua infrastruktur pendukung terpenuhi maka akan dialihkan ke bantuan pangan nontunai.

Dijelaskan, khusus Kota Mataram, pada tahun 2017 sudah masuk dalam bantuan pangan nontunai yang menjangkau 45 kota dan enam kabupaten. Sedangkan program subsidi rastra menjangkau 463 kabupaten/kota. Untuk bantuan pangan nontunai berada dalam koordinasi Dinas Sosial. Sementara subsidi rastra tetap dalam koordinasi Tim Koordinasi Rastra. Baik subsidi pangan maupun bantuan pangan penyediaannya tetap dilakukan oleh Bulog.

Kedua program ini memiliki perbedaan. Pada program subsidi Rastra, penerima manfaat harus membayar uang tebus Rp 1.600 per kilogram dan setiap bulan mendapatkan 15 kg beras. Khalik menegaskan, dengan besarnya anggaran yang dialokasikan pemerintah maka tidak ada alasan beras untuk warga miskin ini dalam kondisi tidak layak konsumsi, atau buruk.a�?Jangan sampai rastra yang dibagikan pecah-pecah, berwarna kuning, berkutu, dan bau. Kualitas rastra harus bagus,a�? tegasnya.

Sementara untuk Bantuan Pangan Nontunai, keluarga penerima manfaat dibantu subsidi setiap bulan sebesar Rp 110 ribu yang dapat dibelanjakan dalam bentuk beras atau pangan lainnya di elektronik warung gotong royong (e-Warong). (ili/r7)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost