Lombok Post
Pendidikan

MKKS Lampung Belajar ke Smanca

MEMUKAU: Siswa SMAN 4 Mataram menampilkan tarian putri mandalika guna menjamu para rombongan MKKS di sekolah setempat, kemarin (31/1). Rojai/Lombok Post

MATARAMA�a�� Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Provinsi Lampung studi banding ke SMAN 4 Mataram. Rombongan kepala sekolah datang bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah Ahmad Helmi. Kedatangannya ke SMAN 4 Mataram untuk melihat sejauh mana pengelolaan sekolah. a�?Kami ke sini intinya bertukar informasi terkait pengelolaan sekolah,a�? kata Helmi, kemarin (31/1).

Para rombongan yang jumlahnya 60 orang disambut hangat warga sekolah. Mereka disuguhkan berbagai atraksi kesenian daerah. Seperti gendang beleq, tarian putri mandalika, dan berbagai kesenian lainnya. Para rombongan MKKS SMA merasa terhibur. Bahkan mereka memberikan apresiasi dengan pertunjukkan bakatA� siswa dalam bidang seni.

Helmi mengatakan, kedatangannya ke Smanca sebutan SMAN 4 Mataram untuk melihat pengelolaan sekolah. Di Mataram ia mengambil contoh di SMAN 4 Mataram. Program di Smanca A�akan coba diterapkan di Lampung dalam bentuk terobosan. Ia menyebutkan, lingkungan sekolah ini cukup bersih. Tidak ada satu pun sampah berserakan di halaman sekolah. a�?Ini mungkin nanti bisa diterapkan di Lampung,a�? sebut dia.

Pada prinsipnya, pengelolaan SMA di Lampung Tengah dan Mataram sama. Hanya saja ramuannya yang beda. Di setiap sekolah ada standar pelayanan maksimal (SPM). Ini sudah dijalankan di sekolah dengan melakukan berbagai inovasi.

Disamping itu, ia ingin melihat seperti apa pengelolaan SMA setelah dikelola provinsi. Ternyata sama dengan di Lampung. Ada UPTD yang dibentuk di masing-masing kabupaten/kota.

Selain itu, kedatangannya ke sini karena dikenal dengan keindahan alam. Lombok dikenal dengan keindahan alamnya. Dari cerita orang Lampung yang sudah berkunjung ke Lombok, alamnya sangat indah. Pantainya indah, dan pasirnya putih. a�?Ini akan kita buktikan,a�? ujar dia.

Tak kalah heran, ia melihat tidak ada kemacetan di sepanjang jalan. a�?Beda di Lampung jalannya macet,a�? ucap dia.

Sementara itu Kepala SMAN 4 Mataram Hj Suprapti mengatakan, studi banding ini merupakan suatu kebanggaan pihak sekolah. Ia bisa saling tukar informasi terkait sekolah yang ada di Lampung dengan sekolah dipimpinnya. Ia juga membeberkan, sekolah ini sudah banyak melahirkan prestasi. Bahkan ekskul seni telah melahirkan siswa yang bisa menjadi artis nasional. a�?Kita di sini sekolah yang mengembangkan ekskul seni,a�? tutup dia. (jay/r9)

 

Berita Lainnya

Kasek Harus Memiliki Sertifikat Cakep Nasional

Redaksi LombokPost

500 Mahasiswa UNW Ikuti PERTAMA

Redaksi LombokPost

Jurusan Pertanian SMKN 7 Mataram Kurang Diminati

Redaksi LombokPost

KBM di Kota Mataram Mulai Normal

Redaksi LombokPost

Bantuan Kemendikbud Untuk Guru PNS Rp 1,5 Juta, Honor Rp 2 Juta

Redaksi Lombok Post

Bhayangkari Percantik Taman Baca di Pesisir Pantai

Redaksi LombokPost

Sintya, Siswi MAN 1 Mataram Juara Ajang KSM Bidang Fisika

Redaksi LombokPost

SMAN 10 Mataram Kekurangan Siswa

Redaksi LombokPost

Dua Siswa Lotim Masuk Tim Paskibraka Nasional

Redaksi LombokPost