Lombok Post
Giri Menang

Ada Infaq dan Sedekah Mengendap di SKPD

BANTUAN: Ketua Baznas Lobar TGH Mukhlis Ibrahim (tiga dari kanan) menyalurkan dana infaq dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan di Kantor Baznas Lobar, belum lama ini,kemarin (2/2). ZAINUDDIN/LOMBOK POST

GIRI MENANG – Tingkat kesadaran pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemerintah Lombok Barat untuk membayar infaq dan sedekah, sangat tinggi. Apalagi setelah mulai berlakunya Perda Nomor 1 Tahun 2012, pembayaran infaq dan sedekah dipotong dari gaji sesaui golongan.

Pemotongan gaji tersebut dilakukan masing-masing bendahara gaji SKPD. KemudianA� disetorkan ke rekening Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Barat. Ironisnya, infaq dan sedekah yang dikeluarkan PNS tersebut malah ada yang belum sampai ke Baznas Lobar hingga sekarang.

Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2012 tersebut, Infaq dan sedekah yang dikeluarkan PNS tergantung golongan. Untuk golongan IV Rp 50 ribu, golongan III Rp 30 ribu, golongan II Rp 20 ribu, dan golongan I Rp 10 ribu.

Kepala Baznas Lobar TGH Muchlis Ibrahim mengakui jika masih banyak SKPD belum menyerahkan. Menurutnya, secara aturan infaq dan sedekah itu seharusnya diserahkan setiap bulan.A� Namun masih mengendap di oknum bendahara gaji SKPD terkait.

“Kadang ada menyetor tiga bulan satu kali,a�? terangnya, kemarin (2/2).

Terkait hal ini, Baznas Lobar sudah berkirim surat ke SKPD terkait. Meminta konfirmasi alasan belum menyetor.

“Alasannya karena oknum bendahara pindah tugas. Sementara terpakai untuk kebutuhan kantor,a�? kata TGH Muchlis Ibrahim.

Berdasarkan pemetaan Baznas Lobar, potensi infaq dan sedekah di Lobar per tahun mencapai puluhan miliar. Sumber dana utama adalah PNS lingkup Pemkab Lobar yang mencapai 8 ribu orang. Termasuk guru-guru PNS di sekolah-sekolah.

a�?Infaq dan sedekah ini berguna untuk kepentingan membantu masyarakat miskin. Program ini juga membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan,a�? katanya.

Mengantisipasi pengendapan uang infaq dan sedekah di SKPD, ke depan Baznas Lobar merencanakan agar pembayaran dilakukan melalui bank. “Sudah kita konsul dengan Pak Bupati, tinggal dibuatkan SK,a�? tandasnya. (zen/r5)

Berita Lainnya

Perawatan Jalan Memang Tak Maksimal

Redaksi LombokPost

Dekat PLTU, Jalur ke Jeranjang Malah Gelap Gulita

Redaksi LombokPost

Tekan Kemiskinan, Eksekutif dan Legislatif Harus Bersinergi

Redaksi LombokPost

Calon PNS Siapkan Diri, Tes SKB Digelar Sehari

Redaksi LombokPost

Jaspel Puskesmas Gunungsari Tersumbat

Redaksi LombokPost

Hotel di Senggigi Mulai Bangkit

Redaksi LombokPost

Empat Bulan Tersiksa di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Giliran Warga Langko Gedor Kantor Desa

Redaksi LombokPost

Dengan Kartu Nikah Administrasi Lebih Mudah, Benarkah?

Redaksi LombokPost