Lombok Post
Bima - Dompu

Lagi, Kota Bima Raih Penghargaan WTN

PIAGAM: Kapolres Bima Kota AKBP Ahmad Nurman Ismail SIK menerima piagam penghargan WTN di Merlyn Park Hotel Jakarta

KOTA BIMA – Lagi, pemerintah Kota Bima meraih piagam penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN). Itu berdasarkan keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 588 Tahun 2016 tentang penerima WTN 2016.

Penghargaan tersebut diterima Kapolres Bima Kota AKBP Ahmad Nurman Ismail SIK. Acara penyerahan berlangsung di Merlyn Park Hotel Jakarta, kemarin.

a�?Piagam penghargaan diterima pak Nurman,a�? ujar Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Syahrial Nuryadin pada koran ini, kemarin.

Dijelaskannya, WTN adalah penghargaan yang diberikan pemerintah pada daerah yang mampu menata transportasi publik dengan baik. Penghargaan ini diberikan setiap tahun oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI) pada kepala daerah.

Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin kata Syahrial memastikan penataan transportasi yang baik bisa terwujud berkat kerja sama pemerintah daerah dengan jajaran Polres Bima Kota. Sebab tanpa dukungan kepolisian mustahil WTN bisa diraih.

Dijelaskannya juga, penilaian WTN secara keseluruhan dilakukan dalam tiga tahap. Pertama, dengan bobot nilai 30 persen meliputi penilaian administrasi transportasi perkotaan. Terdiri dari aspek perencanaan, pendanaan, kelembagaan, dan peraturan perundang-undangan. Serta sumber daya manusia, angkutan, prasarana, lalu lintas, dan lingkungan.

Berikutnya dengan bobot penilaian 35 persen meliputi penilaian teknis dan operasional transportasi perkotaan. Itu mencakup aspek sarana, prasarana, lalu lintas, dan pelayanan kepada masyarakat.

a�?Tahap akhir dengan bobot penilaian 35 persen meliputi penilaian terhadap komitmen kepala daerah dan kebijakan kepala daerah. Dalam pengembangan dan pembangunan transportasi perkotaan,a�? jelasnya.

Ditambahkan, WTN tersebut untuk mendorong pemerintah kota dan kabupaten guna meningkatkan kualitas transportasi. Dengan memperhatikan aspek tertib, lancar, selamat, aman, efisien, berkelanjutan, dan menjamin ekuitas hak pengguna jalan.

“WTN ini juga mengindikasikan sistem transportasi di Kota Bima menuju arah yang lebih baik,” pungkasnya. (nk/LPG/r8/*)

Berita Lainnya

Banyak ASN Tidak Peduli Lingkungan

Redaksi LombokPost

Rumah Warga yang Dirusak Massa Diperbaiki

Redaksi LombokPost

UNBK di Kota Bima, Hari Pertama Mati Listrik, Hari Kedua Lancar

Redaksi LombokPost

Puluhan Cangkang Penyu Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Kasus Bunuh Diri di Dompu Mengkhawatirkan

Redaksi LombokPost

Wawali Bima Dukung Pelatihan IT bagi Santri

Redaksi Lombok Post

KPK dan Jamwas Pantau Kasus Dam Kota Bima

Redaksi LombokPost

Sandiaga Janjikan Kesejahteraan

Redaksi LombokPost

Nongkrong, Punggung Tertancap Panah

Redaksi LombokPost