Lombok Post
Giri Menang

Pengadaan Pos Mendesak

toleransi
Petugas pemadam kebakaran (damkar) BPBD Lobar

GIRI MENANG – Kondisi geografis Kabupaten Lombok Barat yang berbukit-bukit sangat menghambat upaya pemadaman maksimal. Dituntut melakukan pemadaman dalam waktu singkat, petugas pemadam sering kali terhambat oleh lokasi yang cukup jauh.

Apalagi, respons time mereka ke TKP hanya 15 menit. Itu pun hanya bisa dilakukan apabila lokasi kebakaran relatif dekat.

Namun bagaimana jika kebarakaran terjadi di wilayah Senggigi atau Sekotong? Untuk melakukan pencegahan maksimal, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Lombok Barat tengah berencana membangun Kantor Unit Pelaksanaan Teknis (UPT).

Kantor UPT ini rencananya dibangun di sejumlah kecamatan yang dianggap rawan. Seperti Senggigi, Gunungsari, dan Sekotong. Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Damkar Drs Dayat.

“Khususnya untuk kejadian kebakaran rumah, kita harus bisa melakukan pencegahan maksimal. Agar itu mudah, harus ada UPT,a�? jelasnya, belum lama ini.

Apalagi daerah berbukit seperti Sekotong, respons time yang diperlukan pihaknya paling cepat sekitar 27 menit. Padahal rata-rata respontime internasional hanya 15 menit. “Di wilayah yang jalurnya sulit, seperti Senggigi yang harus melewati kota. Belum lagi macet disitu, jadi lama sampainya,a�? terangnya.

Sementara untuk wilayah Gerung, Lembar, Labuapi, Kediri, dan Kuripan, respontime dapat teratasi. “Itu sebabnya perlu ada UPTdi wilayah yang jalurnya sulit seperti Senggigi,a�? katanya.

Lebih lanjut, Dayat mengatakan kemungkinan pihaknya akan membuat tiga UPT. Yakni di wilayah Sekotong, Gunungsari, Narmada. Mengingat jarak tempuh yang cukup jauh dari ketiga lokasi tersebut.

“Kalau ada UPT, perkiraan saya Gunungsari ke Senggigi itu lima menit. Kemudian Narmada dan sekitarnya respontime masih bisa. Kalau di Sekotong respontime 15 menis bisa teratasi,a�? bebernya.

Selain itu, jumlah armada juga rencana akan ditambah. Karena saat ini Damkar Lobr hanya memiliki empat unit kapasitas 4-5 ribu liter.

“Perencanaan sudah ada. Itu akan di tempatkan kepada daerah-daerah potensial, dalam artian potensial kebakaran,a�? pungkasnya. (zen/r5)

Berita Lainnya

Perawatan Jalan Memang Tak Maksimal

Redaksi LombokPost

Dekat PLTU, Jalur ke Jeranjang Malah Gelap Gulita

Redaksi LombokPost

Tekan Kemiskinan, Eksekutif dan Legislatif Harus Bersinergi

Redaksi LombokPost

Calon PNS Siapkan Diri, Tes SKB Digelar Sehari

Redaksi LombokPost

Jaspel Puskesmas Gunungsari Tersumbat

Redaksi LombokPost

Hotel di Senggigi Mulai Bangkit

Redaksi LombokPost

Empat Bulan Tersiksa di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Giliran Warga Langko Gedor Kantor Desa

Redaksi LombokPost

Dengan Kartu Nikah Administrasi Lebih Mudah, Benarkah?

Redaksi LombokPost