Lombok Post
Metropolis

157 Mantan Napi Terima Bantuan157 Mantan Napi Terima Bantuan

BANTUAN: Kepala Dinsos NTB H Ahsanul Khalik (dua dari kiri) foto bersama beberapa orang PMKS kategori bekas warga binaan usai menyerahkan bantuan usaha ekonomi produktif, Kamis (2/2) lalu. Disos NTB For Lombok Post

MATARAM – Sebanyak157 orang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) kategori Bekas Warga Binaan menerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif. Masing-masing orang menerima Rp 5 juta, dan total bantuan yang diberikan Rp 785 juta.

Kepala Dinas Sosial NTB H Ahsanul Khalik mengatakan, penerima bantuan ini berasal dari Lombok Timur 78 orang, Lombok Tengah 21 orang, Lombok Barat 43 orang, dan Kota Mataram 15 orang. Sumber dana berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Bantuan diberikan dengan penandatanganan kerja sama penyaluran, pembinaan dan pengawasan bersama Lembaga Kesejahteraan Kaukus Peduli Perempuan NTB.

Ia berharap dana tersebut dipakai sebagai modal usaha. Untuk hal ini Kaukus Pemberdayaan Perempuan NTB sudah melakukan verifikasi terhadap jenis usaha yang mereka tekuni dan akan mereka jalankan. Seperti pedagang buah, pedagang bakulan, perbengkelan dan lain-lain.

Khalik mengatakan, hingga 31 Januari 2017 jumlah bekas warga binaan yang perlu mendapat perhatian sebanyak 4.036 orang. Sehingga diperlukan berbagai program untuk melakukan intervensi terhadap mereka, terutama bagi yang tidak mampu.

Program seperti ini dihajatkan untuk terus menekan tingginya kesenjangan sosial di masyarakat NTB yang saat berada di angka 0,359 gini ratiokita atau kesenjangan antara kaya dan miskin. Khalik juga berharap dana tersebut dipergunakan dengan baik, sehingga dapat merubah diri dan meninggalkan kisah masa lalu.

a�?Semua orang pasti bisa berubah kalau mereka sungguh-sungguh,a�? tandasnya. (ili/r7)

Berita Lainnya

Gerbang Kota Ikut Terseok-Seok!

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Ogah Berniaga di Jalan Niaga

Redaksi LombokPost

Tolong, Jangan Masuk Angin!

Redaksi LombokPost

Volume Monumen Tak Sesuai Kontrak, Rekanan Didenda Rp 1,2 Juta Perhari

Redaksi LombokPost

Baginya, yang Penting Jangan Mengemis!

Redaksi LombokPost

Ibu Kota kok Kotor?

Redaksi LombokPost