Lombok Post
Headline Pendidikan

Sepatu Kearifan Lokal Unram Jadi Juara

MATARAM – Mahasiswa Universitas Mataram (Unram) l menjadi juara desain sepatu tingkat nasional diadakan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Mahasiswa gabungan dari tiga fakultas yakni Fakultas Kedokteran, FKIP, dan Fakultas Ekonomi mendesain sepatu yang mengangkat kearifan lokal daerah.

A�a�?Ini sepatu bahannya dari kain tenun Pringgasela Lombok Timur,a�? kata Rektor Unram Prof H Sunarpi, kemarin (3/1).

Dijelaskan, lomba ini dilaksanakan secara berkelompok. Mahasiswa dari tiga fakultas ini mengkreasikan kearifan daerah lewat desain sepatu.

A�a�?Rasanya enak dipakai. Saya coba ambil satu,a�? imbuhnya.

Capaian mahasiswa ini, lanjut Sunarpi, coba dikerjasamakan dengan produsen sepatu di Jawa Timur. Sepatu bahan baku kain tenun Lombok mulai dipasarkan di kalangan internal (Unram).

a�?Banyak dosen yang sudah beli sepatu ini,a�? kata dia.

Rencananya, sepatu ini juga akan dipasarkan ke toko-toko di NTB. Untuk hak paten sendiri kata masih dalam proses pengajuan.

a�?Sehingga nantinya tidak diklaim orang atau daerah lain,a�? tukas Guru Beas Fakultas MIPA ini.

Wakil Rektor III Unram bidang kemahasiswaan M Natsir mengatakan, apa yang diraih mahasiswa bukti kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan kearifan lokal daerah dalam bentuk desain sepatu. a�?Kami tetap minta mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuannya,a�? katanya.

Desain sepatu yang dimenangkan mahasiswa Unram dinamakan Selo (Sepatu Etnik Original). Selo ini merupakan sepatu sneakers yang jadi trend sepatuA� di kalangan remaja dan masyarakat pada umumnya. Karena modelnya simpel dan elegan. Sneakers hasil transfer dari budaya barat. Melihat tingginya pengguna sepatu sneakers di Indonesia mengakibatkan terjadinya pengikisan budaya lokal yang luar biasa. Dari situlah muncul inovasi baru pada sepatu sneakers yang digagas mahasiswa Unram. Dengan harapan dapat membantu mengoptimalkan kearifan lokal berbasis produk kreatif berkualitas. (jay/r9)

Berita Lainnya

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Pola Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf Serupa

Redaksi LombokPost

Kades Jangan Alergi Diperiksa!

Redaksi LombokPost

Surya Paloh Road Show ke Lombok

Redaksi LombokPost