Lombok Post
Metropolis

Upayakan TPS Baru Tahun Ini

AKAN DIGANTI: Sampah menumpuk di satu-satunya TPS di Kelurahan Babakan beberapa waktu lalu. TPS ini yang rencananya akan dipindah ke lokasi baru pada tahun ini. Ferial/Lombok Post

MATARAM -A� Kota Mataram masih belum bisa lepas dari permasalahan sampah. Wacana dana hibah lingkungan Rp 50 juta diperkirakan dapat menjadi solusi terbaik masalah tersebut. Namun selain sampah, Tempat Pembuangan Sementara (TPS) juga menjadi perhatian.

a�?Permasalahan TPS memang jadi perhatian utama kami,a�? ujar Abdul Rauf, Lurah Babakan, kemarin (3/2).

Pengadaan TPS sudah menjadi atensi Kelurahan Babakan sejak tahun lalu. Kelurahan ini hanya memiliki satu TPS yang berada di pinggir jalan. Hal ini tentunya tak jarang menimbulkan keluhan warga maupun pengguna jalan. Sebab sampah di TPS tersebut meluber hingga ke jalan.

a�?Sekarang ini sedang kita usahakan gantinya,a�? katanya.

Rauf mengatakan, dirinya telah menemukan satu lokasi yang tepat menjadi TPS. Saat ini ia tengah melakukan negosiasi dengan pemilik lahan.

a�?Ini tidak bisa dilakukan sendiri, harus bersama. Sebab ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak,a�? jelasnya.

Menurut Rauf, lokasi ini sebelumnya pernah dipinjamkan menjadi TPS. Namun banyaknya sampah yang masuk mengakibatkan sampah meluber hingga jalan. Hal ini yang membuat pemilik lahan akhirnya menutupnya dengan seng.

a�?Sampai sekarang masih bisa dilihat seng tersebut,a�? pungkasnya.

Kelurahan Babakan memerlukan TPS baru. Sebab itu, Rauf mengambil keputusan untuk menemui kembali pemilik lahan tersebut. Meski belum ada keputusan apapun, Rauf akan mengupayakan lahan tersebut segera bisa menjadi TPS.

Ia menambahkan, dirinya ingin persoalan TPS ini diselesaikan di tingkat kelurahan terlebih dahulu. Jika telah ada kesepakatan maka akan ditembuskan ke Pemkot Mataram.

a�?Lahannya akan dieksekusi oleh pemkot,a�? sambungnya.

Persoalan TPS bukan hanya dihadapi di Kelurahan Babakan. Hampir di setiap kelurahan juga mengeluhkan hal yang sama. Sebab itu ia sangat berharap rencana satu dam truk untuk satu kelurahan segera bisa terealisasi. Dengan cara ini warga tak perlu lagi membuang sampah ke TPS.

a�?Cukup diantar ke dam truk kemudian sampah dibuang ke TPA,a�? tandasnya. (fer/r3)

Berita Lainnya

Gerbang Kota Ikut Terseok-Seok!

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Ogah Berniaga di Jalan Niaga

Redaksi LombokPost

Tolong, Jangan Masuk Angin!

Redaksi LombokPost

Volume Monumen Tak Sesuai Kontrak, Rekanan Didenda Rp 1,2 Juta Perhari

Redaksi LombokPost

Baginya, yang Penting Jangan Mengemis!

Redaksi LombokPost

Ibu Kota kok Kotor?

Redaksi LombokPost