Lombok Post
Giri Menang

Plat DK Paling Dominan

PENDATAAN : Salah satu petugas Dispenda NTB menempel stiker himbauan agar segera mutasi plat di Jembatan Timbang Lembar, kemarin (6/2). ZAINUDDIN/LOMBOK POST

GIRI MENANG – Dinas Pendapatan (Dispenda) Provinsi NTB bekerjasama dengan Polres Lombok Barat menggelar razia plat luar NTB, kemarin (6/2). Razia tersebut dipusatkan di Jembatan Timbang Lembar, Kecamatan Lembar menyusul Lembar sebagai salah satu pintu utama masuk kendaraan melalui jalur laut.

Benar saja, dalam razia gabungan itu setidaknya 100 kendaraan plat luar terjaring oleh petugas. Namun dominan yang bersilweran di Lobar baik roda dua maupun roda empat adalah kendaraan luar plat DK alias Provinsi Bali.

Kasatlantas Polres Lobar AKP Gusriyadi menerangkan, operasi gabungan kali ini khusus diperuntukkan untuk kendaraan plat luar. Selama beberapa jam operasi, pihaknya berhasil menjaring 100 kendaraan lebih.

a�?OperasaiA� ini berlangsung serentak di seluruh NTB. Dijadwalkan selama dua hari,a�? terangnya.

Target operasi, lanjut Gusriyadi adalah plat kendaraan yang melintas. Baik yang menetap di NTB ataupun sekadar numpang lewat membawa barang dan wisatawan.

Operasi yang merupakan perintah langsung dari Gubernur NTB melalui Dispenda Provinsi dan Polda itu, untuk mendata sekaligus mengimbau segera melakukan mutasi kendaraan ke NTB.

“Rata-rata (di Lobar) roda dua didominasi dengan plat kendaraan DK. Namun untuk roda empat tidak terlalu dominan,a�? tukasnya.

Selama operasi, kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat tetap diberikan surat tilang. Sedangkan untuk yang lengkap, petugas hanya menempelkan stiker imbaun agar segera melakukan mutasi kendaraan.

Dispenda NTB memprediksi jumlah plat luar yang berada di NTB per tahun sedikitnya 8000 kendaraan roda dua dan roda empat. Sementara yang berhasil terdata sekitar 3000 kendaraan.

Kepala Dispenda NTB H Iswandi yang turun ke lokasi mengatakan, operasi gabungan ini sekaligus memberikan sosialisasi kepada pengguna kendaraanA� bermotor dari luar NTB. Jika dalam waktu tiga bulan tidak melakukan mutasi, pihaknya segera menindak tegas.

a�?Keberadaan kendaraaan dari luar ini merupakan potensi pajak daerah.A� Apalagi salah satu penghasil pajak terbesar NTB adalah pajak kendaraan bermotor. Jadi perlu kita data untuk selamatkan potensi pajak ini,a�? jelasnya.

Kendaraan plat luar yang digunakan menetap di NTB diimbau segera mengurus surat mutasi kendaraan. Sementara bagi kendaraan plat luar membawa wisatawan masuk ke NTB hanya diminta melengkapi dokumen kendaraan apabila masuk ke NTB.

“Itu penting agar wisatawan yang datang merasa lebih aman dan nyaman,a�? pungkasnya. (zen/r5)

Berita Lainnya

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost

Pariwisata Senggigi Diyakini Pulih Lebih Cepat

Redaksi LombokPost

9.345 Orang Tertahan di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Bupati Bela PT Tripat

Redaksi LombokPost