Lombok Post
Tanjung

Kontraktor Harus Tanggung Jawab!

SUDAH RAMPUNG: Inilah bagian depan Terminal Teluk Nare yang dibangun Pemkab Lombok Utara. PUJO/LOMBOK POST

TANJUNGA�– Terminal Teluk Nare dan Gedung Sentra Kerajinan yang ada di Pemenang, dinilai masih perlu beberapa perbaikan. Hal ini diungkapkan Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar usai meninjau langsung kedua lokasi itu, kemarin (7/2). a�?Ada beberapa perbaikan yang harus dilakukan kontraktor. Karena saat ini masih dalam masa pemeliharaan,a�? ujar Najmul di lokasi.

Ditambahkan, pihak kontraktor yang memiliki pekerjaan masih mempunyai waktu untuk melakukan perbaikan tersebut. Perbaikan yang harus dilakukan sesuai tingkat kerusakannya. a�?Hanya perbaikan ringan saja di beberapa bagian,a�? cetusnya.

Najmul sendiri belum berani menyebutkan bahwa pemerintah daerah saat ini sudah puas dari hasil pekerjaan. Karena, bangunan ini masih dalam masa pemeliharaan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan (Dishublutkan) Lombok Utara Samsul Rizal menyebutkan, nilai bangunan terminal Teluk Nare, musala, paving dan landscape, termasuk fasilitas lainnya sebesar Rp 5,9 miliar lebih. Untuk pemanfataan, pihaknya belum bisa menentukan. Namun kemungkinan besar maksimal tahun depan. Karena, saat ini belum PHO (serah terima) dan pemeliharaan harus enam bulan. Yang baru bisa dimanfaatkan hanya parkir, sedangkan pengisian kelengkapan lain juga belum. a�?Tahun depan baru bisa dimanfaatkan sepenuhnya setelah diisi kelengkapannya,a�? katanya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian, Usaha Kecil dan Menengah Lombok Utara Fahri melalui Kabid Perdagangan Denda Dewi menerangkan, bangunan yang ada di kompleks terminal Teluk Nare berupa gedung industri kerajinan dan lapak akan segera diperbaiki mana yang menjadi kekurangan, karena saat ini masih masa pemeliharaan.

Untuk dua bangunan itu, pihaknya menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,8 miliar bersumber dari APBD tahun anggaran 2016. Terdiri dari gedung sentra kerajinan Rp 1,3 miliar dan lapak sebesar Rp 500 juta. (puj/r7)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost