Lombok Post
Metropolis

Kemal: Itu Tanggung Jawab Sekolah

RINGSEK: Sebuah pohon di kawasan pertokoan Cakranegara, roboh menimpa sebuah sepeda motor usai diterjang angin kencang, beberapa hari lalu. Lalu Mohammad/Lombok Post

MATARAM – Angin kencang yang menerjang Kota Mataram pada Selasa (7/2) hingga menelan korban jiwa, menyisakan pekerjaan besar bagi Pemerintah Kota. Terutama, bagaimana agar pohon-pohon di Kota Mataram aman dari terjangan angin kencang.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan melakukan perantingan atau topping. Hanya saja, dalam kasus pohon tumbang yang merenggut korban jiwa di jalan Brawijaya, Seganteng, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Mataram H Kemal Islam menyebut itu bukan tanggung jawab mereka.

a�?Kalau pohon itu kan berada di halaman SD (TK/SD Bertaraf Internasional Caranegara Selatan) itu,a�? kata Kemal.

Harusnya, lanjut dia, yang melakukan pengawasan dan perantingan pohon adalah penanggung jawab SD itu. Pihaknya mengklaim hanya bertanggung jawab pada 3.500 batang pohon. Semuanya berada di bawah pengawasan DPKP.

Pohon-pohon ini secara rutin terus dilakukan perantingan. “Tetapi karena tenaga terbatas, jadi kami merasa perlu menambah jam kerja tenaga harian lepas itu,a�? ujarnya.

Tenaga harian ini lanjut Kemal bekerja dari pukul 8 pagi sampai 4 sore. Artinya, jika para pekerja diminta bekerja lebih dari jam itu, tentu harus ada kompensasi uang lembur.

Total tenaga harian lepas di DPKP saat ini sebanyak 125 orang. a�?Tetapi yang urus masalah pohon hanya 60 orang,a�? ulasnya.

Tak hanya soal pohon, Kemal juga menepis dugaan ada beberapa papan reklame yang lepas dari pengawasan sehingga dibiarkan kropos dan dengan mudah di tumbangkan angin. Beberapa papan reklame yang kemarin roboh, terang dia, murni karena posisi hadap papan reklame yang memang mengadang angin.

Belum lagi soal tanah, tempat menancapkan tiang reklame disebut terlalu gembur. a�?Kalau reklame roboh di IC itu kita sudah minta pakai besi. Tidak boleh pakai bambu, tetapi mungkin karena besinya kecil-kecil ya tumbang juga,a�? cetusnya.

Sejauh ini, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan pihak advertising agar meninjau kembali papan-papan reklame milik mereka. Jangan sampai lengah, sehingga berpotensi mengancam keselamatan orang lain. a�?Kami terus berkordinasi,a�? tegasnya. (zad/r5)

 

Berita Lainnya

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost