Lombok Post
Giri Menang

Awas, Jangan Ubah Hasil Pansel

TUNGGU GILIRAN: Sejumlah peserta pansel menunggu giliran untuk tes wawancara di Aula utama Kantor Bupati, belum lama ini. Semua tahapan tes telah tuntas, tinggal menunggu tiga nama diserahkan ke bupati, kemarin (13/2). ZAINUDDIN/LOMBOK POST

GIRI MENANG – Tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkup Pemkab Lombok Barat telah tuntas. Tes terakhir, yakni tes wawancara telah selesai beberapa hari yang lalu.

Praktis, tahapan selanjutnya tinggal menunggu tiga nama diputuskan oleh pansel di 10 formasi JPTP. Sebelum diserahkan ke Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid untuk dipilih.

Untuk mencegah keraguan publik dan mengantisipasi tingkat kecurangan, kalangan DPRD Lombok Barat meminta tiga besar yang akan diajukan ke bupati di plenokan.

Kalangan dewan meminta agar nama dan skor para peserta di 10 formasi JPTP diumumkan. Agar tidak terjadi keraguan publik seperti yang terjadi pada seleksi-seleksi terbuka sebelumnya.

a�?Kita belajar pada kasus Sekda kemarin, yang isunya nilai pansel diubah. Nah, mencegah hal ini perlu diumumkan secara terbuka (tiga besar),a�? saran Wakil Ketua III DPRD Lobar Sulhan Muchlis Ibrahim, kemarin (13/2).

Menurutnya, dengan dibicarakannya skor-skor masing-masing pelamar, tentu keraguan publik bisa diredam. Apalagi, dengan hanya diserahkan langsung ke bupati, ototomatis menimbulkan kecurigaan besar.

a�?Kalau ada pleno oleh pansel ditandatangani kan lebih terbuka lagi. Jangan hanya setor nilai saja,a�? katanya.

Kendati demikian, Sulhan tetap memberikan kredit plus terhadap penyelenggaraan seleksi terbuka kali ini. Baginya, sejak tahapan awal hingga tuntas, sudah sesuai prosedur dan mekanisme.

Namun dengan publik diikutsertakan dalam seleksi kali ini, tentu akan menjadi nilai tambah. Publik akan semakin percaya tidak ada kecurangan. a�?Tidak ada ruang, benar-benar transparan,a�? tukasnya.

Hal senada juga diungkapkan Anggota DPRD Lobar Wahid Syahril. Politikus PKS ini berharap seleksi terbuka kali ini tidak hanya sekadar formalitas. Hanya untuk memenuhi syarat administrasi.

a�?Tapi kita inginkan ini betul-betul untuk kemudian menghasilkan dan melahirkan pejabat yang memiliki kompetensi,a�? ungkapnya.

Melalui seleksi terbuka ini, ia berharap betul-betul menjadi wadah mencari pejabat yang layak dan laik untuk ditempatkan pada JPTP tertentu.

a�?Ingat, anggaran untuk seleksi ini cukup besar. Mudah-mudahan pemerintah daerah dalam hal ini bupati on the track. Kita dorong dan kita doakan,a�? tutupnya.

Sementara itu, Ketua Sekretariat Pansel lelang jabatan Ahdiat Soebantoro mengatakan, tiga besar belum diserahkan ke bupati. Masih dilakukan tabulasi nilai para peserta oleh masing-masing pansel. (zen/r5)

Berita Lainnya

Dengan Kartu Nikah Administrasi Lebih Mudah, Benarkah?

Redaksi LombokPost

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost