Lombok Post
Praya

Buronan Pencuri Ikan Tertangkap

Kasat Reskrim Polres Loteng AKP Arjuna Wijaya SIK. dedi/Lombok Post

PRAYAA�– Empat terduga pelaku pencurian ikan yang masuk Dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) akhirnya tertangkap kemarin (13/2). Polres Loteng memburu mereka, sejak Maret 2016 lalu.

a�?Ke empat DPO itu semuanya warga Desa Mertak, Pujut. Namun, tempat tinggalnya berbeda-beda,a�? kata Kasat Reskrim Polres Loteng AKP Arjuna Wijaya, SIK.

Mereka beber Arjuna adalah TH dan SK (inisial-red) masing-masing warga Dusun Semondok. Kemudian, BD warga Dusun Takar-akar dan terakhir MN warga Dusun Bumbang.

a�?Kini ke empatnya sudah kami jebloskan ke jeruji besi Polres,a�? katanya.

Sebelumnya, kata Arjuna kepolisian membekuk tiga rekan lainnya, yang berasal dari desa yang sama, di Mertak. Mereka tersebut meliputi, meliputi inisial GR, LD dan NS. a�?GR dan LD sedang menjalani proses persidangan. Sedangkan, NS tahap pemberkasan,a�? kata Arjuna.

Aksi pencurian terjadi pada 14 Maret 2016 lalu, di tambak ikan milik Amaq BudiA� di Dusun Bumbang Desa Mertak. Saat itu, korban ingin menabur pakan ikan di tambaknya. Namun, tidak ada satu pun ikan yang muncul. Merasa curiga, korban langsung melaporkannya ke polisi. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 20 juta.

Kemudian, lanjut Arjuna kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi dan korban, hingga polisi menemukan identitas para pelaku. Alhasil, terungkaplah tujuh pelaku dibalik hilangnya ikan di tambak tersebut. Tiga diantaranya, langsung dibekuk dalam hitungan puluhan jam.

Sementara, empat pelaku lainnya berhasil kabur dan sembunyi. Namun, dari informasi masyarakat dan hasil penyelidikan, mereka kembali ke rumah masing-masing. a�?Tanpa berpikir panjang, kami pun menciduk ke empat pelaku tersebut, Sanin pagi (13/2) kemarin,a�? katanya.(dss/r2)

 

Berita Lainnya

Tiga Kios Warga Hangus Terbakar

Redaksi LombokPost

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Loteng Susun Regulasi Pendidikan Inklusi

Redaksi LombokPost

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Penjualan Songket Sukarara Anjlok

Redaksi LombokPost

Warga Merasa Bayar Angin, Bukan Air PDAM

Redaksi LombokPost

150 Pendaki Jajal Jalur Aik Berik

Redaksi LombokPost

BPK Periksa 10 Desa di Loteng

Redaksi LombokPost