Lombok Post
Tanjung

Jangan Hanya Trawangan Dong!

NIKMATI KEINDAHAN: Tampak sejumlah wisatawan sedang berjemur sambil menikmati keindahan pantai di Gili Trawangan. Rencananya Pemkab Lombok Utara menertibkan sempadan pantai ini untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. DOK/LOMBOK POST

TANJUNGA�– Perhatian Pemkab Lombok Utara terhadap tiga gili masih belum merata. Karena saat ini prioritas pemkab dinilai hanya untuk Gili Trawangan. Sementara, Gili Air dan Gili Meno kurang mendapat perhatian.

Meskipun tanpa perhatian pemkab, warga dan wisatawan di Gili Meno membuat program menarik untuk menjaga kebersihan yakni Gili Meno Sunday Clean Up.A� Program ini dilakukan warga dan wisatawan setiap akhir pekan.

Menurut salah seorang warga Gili Meno Salman Alfaruzi, program ini dilakukan setiap Minggu sore. Warga dan wisatawan antusias mengikuti program ini meskipun tidak ada satupun pemda yang ikut.

a�?Respons wisatawan asing sangat positif. Mereka juga mau ikut turun langsung memungut sampah,a�? katanya.

Dijelaskan, program ini sudah berjalan hampir satu tahun. Warga dan wisatawan berjalan kaki membawa karung keliling pulau membersihkan sampah yang berserakan. a�?Kadang kita bisa kumpulkan 300 sampai 500 kilogram sampah. Kalau musim hujan begini, itu tambah banyak lagi tercatat hampir satu ton,a�? jelasnya.

Lebih lanjut, Salman berharapA� pemerintah bisa lebih memerhatikan Gili Meno. Jangan hanya fokus ke Trawangan. a�?Jangankan membantu membersihkan sampah, minta bantuan bak sampah tidak pernah diberikan,a�? ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Gili Indah H. Taufik mengatakan, persoalan sampah di Gili Meno selalu diatasi sendiri. Ia mengapresiasi seluruh masyarakat dan wisatawan yang selalu intens melakukan aksi bersih sampah. a�?Kita kerjakan apa yang bisa dikerjakan. Kalau mau kelola sampah tentu butuh biaya. Jadi apa yang dilakukan warga Gili Meno dan wisatawan ini patut diapresiasi,a�? katanya.

Taufik juga mengakui bahwa pemkab belum pernah memberikan bantuan bak atau alat pengangkut sampah ke Gili Meno. a�?Bayangannya saja tidak pernah datang,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost