Lombok Post
Bima - Dompu

oknum Kaur Desa Dore Dituding Hamili Istri Orang

DEMONSTRASI : Aksi demonstrasi warga Desa Dore, Kecamatan Palibelo di depan kantor Desa Dore, Senin (13/2). Yety/ Radar Tambora

BIMA A�a�� A�Puluhan warga Desa Dore, Senin pagi (13/2) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Desa Dore. Mereka menuntut agar oknum Kepala Urusan (Kaur) Desa Dore, berinisial B dipecat. Dia diduga menghamili seorang wanita yang sudah berkeluarga, berinisial SN.

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), aksi demonstrasi tersebut dimulai sekitar pukul 09.45 Wita. Firman, ketua Karang Taruna Desa Dore menjadi koordinator lapangan aksi tersebut. Sebagian besar peserta aksi merupakan kaum hawa.

Aksi demonstrasi tersebut sempat tegang. Demonstran menyegel kantor Desa Dore sekitar 20 menit. Aksi penyegelan itu tidak berhasil dihalangi aparat kepolisian dan pemerintah desa sendiri. Kantor desa kembali dibuka setelah Kades Dore dan Ketua BPD Desa Dore membuat surat pernyataan akan menindaklanjuti tuntutan demonstran tersebut.

Dalam orasinya, Firman meminta agar Kades Dore Nasarudin memecat oknum kaur desa yang bermasalah itu. Menurutnya, apa yang dilakukan oknum tersebut merupakan tindakan amoral. Apalagi, wanita yang diduga digauli tersebut merupakan istri orang.

a�?Usia kandungan perempuan itu saat ini jalan enam bulan. Suami perempuan itu sekarang berada di Jakarta. SN pulang ke Dore untuk bangun rumah dan di Dore baru satu tahunan,a�? bebernya pada Radar Tambora (Lombok Post Group) usai aksi tersebut. Menurut Firman, oknum kaur desa itu sendiri berada di Desa Dore. Bersama anak dan juga istrinya.

Camat Palibelo Jainudin yang hadir ke lokasi demonstrasi menegaskan, pemberhentian aparat desa merupakan wewenang kepala desa. Namun kepala desa tidak bisa langsung melakukan pemecatan, karena ada prosedur yang harus dilalui.

a�?Kades terlebih dahulu melaporkan kasus ini ke bupati dan Inspektorat. Nanti ada tim yang akan memroses kasus ini. Kemudian hasilnya bupati akan mengeluarkan rekomendasi ke camat, camat ke kades,a�? bebernya.

Penjelasan Camat Palibelo tersebut tidak memuaskan demonstran. Hingga akhirnya kepala desa dan BPD Dore mengeluarkan pernyataan akan segera melaporkan kasus itu ke Inspektorat. Bahkan mereka berjanji hari ini, Selasa (14/2), hasilnya sudah mereka kantongi.

a�?Ini pernyataan kepala desa dan BPD dalam surat pernyataan itu. Kita tunggu bagaimana besok,a�? pungkasnya. (yet/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara