Lombok Post
Kriminal

Profesor Asal Korsel Dideportasi

Kasi Statuskim Imigrasi Mataram Rahmat Gunawan. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM – Kantor Imigrasi Mataram kembali menindak Warga Negara Asing (WNA). Setelah memulangkan dua WNA asal Tiongkok akhir pekan lalu, kemarin (13/2), Imigrasi mendeportasi WNA asal Korea Selatan Choi Chunghyun.

Pria 63 tahun yang mengaku sebagai professor di negaranya itu, dideportasi karena menyalahgunakan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas). Choi Chunghyun diketahui telah berada di Lombok sejak 2011 silam. Ia mengaku selama di Lombok, untuk kepentingan penelitian terkait budaya.

a�?Kitasnya saja yang bermasalah, untuk paspor masih berlaku sampai 2019,a�? kata Kepala Seksi Status Keimigrasian Kantor Imigrasi Mataram Rahmat Gunawan, kemarin.

Kata Rahmat, kitas yang dikantongi Choi Chunghyun tidak digunakan sebagaimana mestinya. Di mana yang bersangkutan berprofesi sebagai tenaga pengajar di lembaga kursus bahasa Korea di Mataram.

a�?Izin tinggal yang dia miliki, tidak sesuai dengan kegiatannya selama di Mataram,a�? bebernya.

Terbongkarnya penyalahgunaan izin tinggal milik Choi Chunghyun, bermula ketika ia dan Kim Joomyung mendatangi kantor Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsonakertrans) NTB. Keduanya hendak mengurus dokumen terkait izin bekerja untuk tenaga kerja asing.

Namun, pegawai Dinsosnakertrans mencurigai berkas yang diajukan Choi Chunghyun. Selanjutnya, hal tersebut dilaporkan ke Kantor Imigrasi Mataram untuk ditindaklanjuti.

a�?Untuk rekannya, Kim Joomyung, tidak ada masalah, kitasnya telah sesuai. Hanya kitas dan visa milik Choi Chunghyun yang bermasalah, karena itu kami deportasi,a�? tandasnya.

Sementara itu, Choi Chunghyun meradang usai mendengar keputusan pendeportasiannya dari Kantor Imigrasi Mataram. Menurut dia, tidak ada kesalahan yang ia perbuat selama berada di Lombok. Dia juga mengaku telah mengurus segala dokumen yang diminta.

a�?Saya mengajar di lembaga kursus itu tanpa dibayar, hanya bersifat membantu,a�? kata Choi.

Dia juga sempat mempertanyakan kenapa hanya dirinya saja dipulangkan ke negaranya. Sedangkan rekannya, tidak dikenakan tindakan deportasi dari Kantor Imigrasi Mataram.

a�?Kenapa cuma saya, kenapa Kim Jommyung tidak di deportasi juga,a�? pungkas dia.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost