Lombok Post
Headline Sumbawa

Qatar Kelola 7 Pulau

INVESTASI : Bupati Sumbawa Barat Musyafirin saat menaiki helikopter mendampingi Sheik Abdulrahman bin Saud Al Thani yang akan investasi di KSB. Ist/RADAR SUMBAWA

TALIWANGA�a�� Tujuh dari delapan pulau yang ada di gugusan Gili Balu, Kecamatan Poto Tano dipastikan akan dikelola investor asal Qatar, Swedia dan Inggris. Konsorsium bersama tiga negara itu akan fokus pada pengelolaan pulau-pulau tersebut sesuai dengan potensi yang ada.

a�?a�� Kita sudah memberikan ruang untuk itu, nah selanjutnya proses perizinan dan lain sebagainya tinggal diurus di Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB,a��a�� jelas Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Bappeda dan Litbang KSB Mars Anugerahinsyah di kantornya, kemarin(13/2).

Mars mengaku, pesona dan keindahan alam yang ada di tujuh pulau ini mampu menarik investor asal Qatar, Swedia dan Inggris untuk berinvestasi. Sektor wisata merupakan tujuan utama yang akan dikembangkan ke depan.

a�?a��Jadi nanti masing-masing pulau itu akan dikelola sesuai dengan potensi yang ada. Jadi bukan keindahan pulau saja, nanti juga akan dibangun wisata bawah air di tujuh pulau ini,a��a�� katanya.

Adapun tujuh pulau yang akan dikelola kerajaan Qatar bersama konsorsiumnya itu antara lain Pulau Kenawa, Pulau Mandiki, Pulau Kambing, Pulau Kalong, Pulau Ular dan Pulau Namo.

A�a�?a��Mereka sudah melihat langsung pulau-pulau tersebut. Nah sekarang mereka akan segera menyelesaikan semua kewajiban terkait proses perizinan dan lain sebagainya,a��a�� sebutnya.

Diakuinya, sebagian besar kewenangan pengelolaan pulau saat ini ditenggani langsung Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB. Karenanya, terkait proses perizinannya sendiri nanti akan menjadi tanggungjawab dan kewenangan gubernur.

a�?a��Kita tunggu saja. Mudah-mudahan Pemrov NTB juga bisa mempercepat proses pengurusan izin dan lain sebagainya,a��a�� harapnya.

Pemda KSB lanjutnya, akan membantu pihak investor untuk mempercepat proses pengurusan semua keperluan terkait rencana investasi di tujuh pulau tersebut. a�?a��Kita juga akan terus melakukan koordinasi dengan Pemrov NTB. Kita harap, hal ini bisa menjadi perhatian, sehingga sektor wisata di KSB bisa berkembang,a��a�� pintanya. A�(far/r4)

 

Berita Lainnya

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost